Hal ini, menurut Garin Nugroho, sebagai hal yang membedakan Tepatilah Janji dengan film sebelumnya. Selain itu, cerita itulah yang akan menjadi salah satu daya tarik terbesar di film.
“Skala Pemilu dan Pilkada kan berbeda, sehingga isu-isu yang dibawa berbeda, pendekatannya pun berbeda. Di sini fokus lebih pada desa, kabupaten, dan itu yang membedakan dengan yang pertama," terangnya.
Baca Juga: 5 Cara Buat Hari Senin Kamu Jadi Lebih Happy dan Produktif, Bye-bye Monday Blues!
Selain itu, ending filmnya bikin penonton gemas. Percintaan antara Ibu Pertiwi dan Pak Janji yang sudah di atas umur 40 tahun juga menjadi pembeda.
"Karena, sudah lama kita tidak melihat percintaan di atas 40 tahun di bioskop,” tambah Garin.
Karena film ini untuk menyosialisasi Pilkada, Komisioner KPU Agus Melaz pun menjelaskan bahwa sekuel film ini dibuat dengan lebih banyak detail yang berkaitan dengan pemilihan umum.
Tepatilah Janji akan tayang terbatas di bioskop-bioskop tanah air, serta beberapa televisi nasional dan platform streaming film.
Pemutaran keliling juga akan dilakukan di ruang-ruang publik, ruang-ruang pemutaran alternatif, dan layar tancap di berbagai daerah di tanah air.
“Kami sangat optimis sekuel kedua ini dalam konteks Pilkada akan menjadi sangat menarik," papar Agus Melaz.
Baca Juga: 42% Perempuan Butuh Punya Bestie di Kantor untuk Membangun Karir yang Sukses, Mengapa?
"Bersama mas Garin, prinsip yang ingin disampaikan adalah Pemilu bisa didekati dari persoalan ekonomi karena ada anggaran sekian rupiah yang masuk dan keluar, dan mempunyai multiply effect.
"Sekuel ini lebih kuat karena menampilkan detail-detail yang makin lengkap seperti kotak suara, pilihan suara KPU, dan temen-temen di dalam lebih well-prepared."
Film akan didistribusikan di lima titik kota besar di Indonesia, kemudian diteruskan ke kota-kota di daerah lainnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Livenia Evelyn Kurniawan Baru Diberitahu akan Menjadi Pembawa Baki Paskibraka Pukul 07.00
Penghentian PPDS Anestesi, Menkes Budi: Agar Semua Orang Bisa Bicara tanpa Takut Diintimidasi
Kapan Paspor Baru RI Bisa Mulai Dipakai untuk Semua Orang Indonesia?
Bye-bye Paspor Hijau, Paspor Baru Merah Putih Disebut-sebut Punya Teknologi AntiPemalsuan
Lagi Tren, di China Ada Panti Jompo Khusus Anak Muda yang Lelah Kerja
Mengapa Mahasiswa PPDS Undip Tidak Mengundurkan Diri Jika Tidak Tahan Menghadapi Bullying?
11 Cara Alternatif untuk Menyampaikan Kalimat “Please Find Attached…” dalam Email