PejuangKantoran.com - Keseriusan Visinema Studios membuat film animasi Jumbo memang tidak setengah-setengah. Di setiap aspek film, semua dipikirkan secara matang. Termasuk dalam pemilihan siapa yang paling tepat mengisi lagu tema soundtrack film dan juga lagu apa yang paling mewakili tema film.
“Musik dan lagu jadi salah satu hati yang sangat penting dalam cerita film Jumbo. Makanya, kita mencari kolaborasi dengan talenta-talenta yang spesial,” ungkap sutradara Jumbo, Ryan Adriandhy, saat konferensi pers di Plaza Senayan XXI, Jakarta (12/2/2025).
Indah Wisnuwardhana, vokalis Maliq & D'Essentials, dipercaya menjadi pengisi lagu tema dalam soundtrack film Jumbo. Buatnya, ini merupakan satu kehormatan tersendiri dan membuka kesempatan buatnya merasakan masa-masa menjadi anak kecil lagi.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Kinerja, BRI Catat Laba Bersih Konsolidasi Sebesar Rp60,64 Triliun pada 2024
“Satu kehormatan sekaligus kesenangan karena kita dipercaya jadi satu bagian dari film yang dibuat dengan penuh rasa.
"(Dalam bermusik) Kita selalu mengutamakan seperti apa rasa itu dan pada kesempatan ini adalah kesempatan untuk merasa seperti anak-anak lagi dengan dipercaya menyanyikan satu lagu yang kita cintai,” terang penyanyi kelahiran Bandung, 26 Maret 1980 ini.
Keterlibatan Maliq & D’Essentials di proyek film Jumbo ini dimulai dengan Herry Budiazhari Salim, President & CEO Visinema Studio, yang menghubungi leader band tersebut, Angga Puradiredja.
Herry secara langsung meminta band menyanyikan satu lagu untuk proyek film yang ditargetkan untuk menjadi satu film animasi besar di Indonesia.
“Pada suatu malam bapak Heri menelpon saya minta Maliq menyanyi satu lagu untuk film animasi besar di Indonesia. Oke, kita ready aja! Sudah begitu saja pembicaraannya," kenang Angga.
Namun, yang tidak ia sangka adalah keesokan harinya tim Visinema Studio langsung mem-follow up kantor manajemennya dan secara spesifik meminta grup untuk menyanyikan Kumpul Bocah, lagu riang yang pernah dipopulerkan oleh Vina Panduwinata.
Baca Juga: Data Apa Saja yang Dikumpulkan DeepSeek dari Para Pengguna? Simak Temuan Ahli Keamanan Siber!
“Kita sebenarnya jarang melakukan remake lagu. Jadi ini tantangan tersendiri bagi kita. Terutama karena lagunya yang cukup legendaris, ya. Kita mengerjakannya dengan fun," ujar Angga.
Di tengah jadwal manggung, tiba-tiba band diminta take vokal dan masuk jadwal rekaman. Mendadak pula ada permintaan untuk mengubah liriknya, sedangkan lirik yang sebelumnya tidak jadi dipakai.
"Ya sudah, rekaman lagi. Jadi di situ justru keseruannya. Karya animasi filmnya bagus-bagus dan kita mengerjakan dengan spirit yang sama,” terang Angga.
Dari segi aransemen lagu, Widi Puradiredja juga mengaku tidak merasa kesulitan sama sekali. Pihak studio mengundang band untuk menonton film yang tentu saja animasinya masih berbentuk kerangka.
Artikel Terkait
'Workation', Konsep Baru Work-Life Balance untuk Orang Tua Bekerja dalam Mengasuh Anak
6 Serial Baru Vidio yang akan Tayang Sepanjang Tahun 2025, Ada Pertaruhan The Series 3!
Masuk Deretan Perusahaan Elite di Asia-Pasifik 2025, Bukti Keberhasilan BRI Menjaga Resiliensi Kinerja
Jangan Ragu Kasih Hadiah Cokelat ke Pasangan Saat Valentine's Day Asal Cokelat Hitam Ya! Ini Alasannya!
Istana Tepis Maraknya PHK Massal Imbas Efisiensi Anggaran: Hanya Kontrak yang Berakhir
Telusuri Detail Anggaran, Prabowo Menilai Kegiatan Seremonial dan Perjalanan Dinas Tidak Substansial
3 Keterampilan Wajib di 2025 untuk Mendapatkan Gaji Lebih Tinggi, dan Bisa Kamu Pelajari!
Kemendikbudristek Tekankan Pentingnya Literasi Data bagi Generasi Muda