PejuangKantoran.com - Sebagai satu dari lima film yang beredar pas hari Lebaran pertama, film Pabrik Gula tampak dipersiapkan secara all out oleh MD Pictures agar berada di posisi puncak.
Film garapan sutradara Awi Suryadi ini diangkat dari thread SimpleMan dan ditulis menjadi skenario oleh Lele Laila. Kolaborasi antara Awi dan Lele dengan produser Manoj Punjabi ini sebelumnya menghasilkan film KKN di Desa Penari yang kini menjadi film terlaris sepanjang sejarah perfilman Indonesia.
“Pertama, saya ingin mengucapkan selamat pada sutradara Awi Suryadi. It’s his best work so far! And, off course, penulis kita Lele Laila. SimpleMan, thank you!
Baca Juga: 4 Keuntungan Bekerja dalam Bisnis Keluarga, Soal Loyalitas Tak Perlu Diragukan Lagi!
“Begitu juga dengan para cast, applause for them,” ujar Manoj Punjabi, saat gala premiere Pabrik Gula di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Kamis (20/03/2025).
Kembali dipercaya menyutradarai film yang akan menjadi film andalan Lebaran, Awi Suryadi mengaku senang karena ini menjadi reuni tim produksi KKN, 6 tahun yang lalu.
“Pabrik Gula ini, this is a reunion 6 years in the making! Syuting Pabrik Gula dilakukan selama 31 hari. Benar-benar tidak ada hari mudah. Dari hari pertama syuting, saya melihat jam calling-an, ‘ Wah, kita nih break jam 5 sore ya?’ Kayaknya, easy day nih!
“Tahu-tahu lagi take, dari matahari terik, tiba-tiba hujan deras. Jadi, anak-anak ini semua basah kuyup di bak truk. So, there were no easy day for shooting Pabrik Gula.
“Tapi, saya bersyukur temen-temen kru selalu nurutin apa yang saya mau yang nggak sedikit ini,” terang peraih penghargaan Sutradara Terbaik dari Indonesian Box Office Movie Awards (2018) untuk film Danur: I Can See Ghosts ini.
Berbagai strategi untuk menarik banyak penonton dilakukan MD Pictures. Pertama, film Pabrik Gula bisa dinikmati dalam berbagai versi dan format. Film akan hadir dalam 2 versi, yaitu versi Jam Kuning dan Jam Merah.
Baca Juga: Susah Berhenti Merokok? Jalani 10 Langkah Berikut Ini dan Komit untuk Hidup Sehat!
Versi Jam Kuning memiliki durasi lebih pendek, 1 Jam 12 menit, diperuntukkan bagi penonton 13 dan 17 tahun. Pemutaran film pada jam-jam sebelum pukul 20.00.
Sedangkan versi Jam Merah, atau judul filmnya menjadi Pabrik Gula Uncut, memiliki durasi 1 jam 13 menit, dengan adegan yang lebih vulgar dan akan diputar sesudah pukul 20.00.
Karena di beberapa bagian adegannya lebih vulgar, film versi Jam Merah ini ditujukan untuk penonton 21 tahun.
“Saya bilang ke pihak LSF, saya mau film tidak ada sensor, bagaimana caranya? Karena kalau untuk 17 tahun ke atas masih ada yang dipotong.
Artikel Terkait
Mudik Nyaman Tanpa Drama, Ini Tips Cerdas untuk Perjalanan Santai dan Aman!
Presiden Prabowo Subianto Lantik 31 Duta Besar RI, termasuk yang Bertugas di Organisasi Internasional
Jangan Cuma Mengandalkan Skincare, Tidur pun Harus Cukup agar Kulit Kamu Selalu Glowing
Jangan Sepelekan Prediabetes Karena Sering Tak Ketahuan. Waspadai Hal-Hal Berikut Ini!
Ingat! Bisnis Keluarga Tak Selalu Menguntungkan. Ini 4 Kerugian yang Mungkin Bisa Dirasakan
Bagi yang Mau Mudik Lebaran dengan Mengendarai Mobil Pribadi, Perhatikan 8 Hal Ini Sebelum Berangkat
Panduan Bagi First Jobber Apakah Dia Sudah Bekerja di Perusahaan yang Tepat Atau Belum