Pejuangkantoran.com – Bagi kamu fresh graduate yang sedang mencari pekerjaan pertama kamu, tentu butuh panduan yang bisa mengarahkan kamu. Meskipun saat ini kondisi cukup sulit dalam mencari pekerjaan, bukan berarti kamu menjadi tidak selektif.
Sudah pasti, kamu ingin mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang studi kamu, sesuai cita-cita. Tujuan dari membuat kriteria ini, agar kamu bisa bekerja dengan baik dan profesional dalam jangka panjang.
Secara garus besar, kriteri yang bisa kamu jadikan pertimbangan adalah soal gaji, benefit, lingkungan kerja, ada tidaknya training bagi karyawan baru, serta track record perusahaan.
Berikut ini sejumlah kriteria yang bisa kamu jadikan patokan untuk menentukan kamu langkah pertama kamu, di mana kamu akan berkarir.
Baca Juga: Generasi Z First Jobber atau Pekerja Pertama, Generasi Incaran Marketing Produk Perusahaan
- Pengalaman: Bekerja itu ada unsur belajarnya juga. Cari Perusahaan di mana kamu punya kesempatan untuk belajar dan mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin, meskipun gaji mungkin belum terlalu besar.
- Gaji: Patokan gaji adalah pertama upah minum regional (UMR) harus terpenuhi. Kedua, kamu bisa hidup mandiri dengan upah tersebut di tempat di mana perusahaan itu berada. Ketiga, pertimbangkan pasaran gaji di lokasi dan bidang profesional kamu.
- Benefit: Jangan lupakan benefit seperti asuransi kesehatan, asuransi ketenagakerjaan, bonus, dan cuti. Beberapa perusahaan mensubsidi karyawan untuk pembayaran premi asuransi kesehatan dan ketenaga kerjaan.
- Lingkungan Kerja: Pertimbangkan apakah lingkungan kerja sesuai dengan kepribadian dan preferensi kamu. Misal, kamu lebih bisa optimal bekerja ketika berada di lingkungan kerja yang informal.
- Proses Training dan Pengembangan: beberapa perusahaan mempunyai program pelatihan dan pengembangan yang baik bagi karyawan baru maupun lama. Ini penting karena ini untuk pertumbuhan karirmu.
- Track Record Perusahaan: Cari tahu, apakah perusahaan memiliki rekam jejak yang baik, dan apakah perusahaan pernah mendapatkan penghargaan tertentu atau tidak.
- Sesuai dengan Keahlian dan Minat: Pertimbangkan sejauh mana pekerjaan tersebut sesuai dengan keahlian dan minat kamu.
- Reputasi Perusahaan: Cari tahu tentang reputasi perusahaan di industri. Ini penting karena ketika kamu bekerja di industry tersebut, pasti akan berhubungan dengan berbagai kolega dan klien. jika reputasi perusahaan tersebut bagus, maka akan lebih memperlancar upaya profesional kamu. Begitu juga sebaliknya.
- Lokasi Kantor: Pertimbangkan lokasi kantor dan kemudahan akses transportasi. Sebab, perjalanan pergi-pulang rumah-kantor adalah keseharian hidup kamu yang pasti kamu hadapi. Jangan sampai sehari-hari fisik dan mental kamu sudah habis lebih dahulu di perjalanan.
- Fasilitas Kantor: Perhatikan fasilitas kantor yang ditawarkan, seperti ruang kerja yang nyaman, akses internet, dan fasilitas rekreasi.
- Kesempatan Berkembang dan Jenjang Karir : Cari tahu apakah perusahaan memberikan kesempatan untuk berkembang dan naik jabatan. Sejauh apa meritokrasi menjadi landasan utama bagi karyawan untuk berkembang..
- Budaya Perusahaan: Cari tahu tentang budaya perusahaan, apakah sesuai dengan nilai-nilai kamu. Ketika bekerja sesuai dengan nilai-nilai yang kamu anut, maka pekerjaan kamu tersebut biasanya lebih berkelanjutan.
Baca Juga: Mengingat Begitu Pentnignya Roadmap Karir, Berikut Ini Langkah-Langkah Efektif Dalam Membuatnya
- Fleksibilitas: Pertimbangkan fleksibilitas yang ditawarkan perusahaan, misalnya fleksibilitas jam kerja atau bekerja dari rumah. Apalagi sekarang sudah cukup banyak yang menerapkan system kerja hybrid.
- Komunikasi: Perhatikan kemampuan komunikasi karyawan di perusahaan, baik secara verbal maupun nonverbal. Komunikasi adalah landasan utama dalam kolaborasi, sementara kolaborasi adalah cara terbaik untuk menjadi produktif.
- Karakter Karyawan: Cari tahu apakah perusahaan memiliki karyawan yang memiliki karakter positif dan komitmen yang kuat. Mereka adalah rekan kerja kamu yang pasti akan selalu berinteraksi dengan mereka baik secara profesional maupun personal.
- Passion: Cari pekerjaan yang sesuai dengan passion kamu.
- Rencana Karier: Susun rencana karier jangka panjang dan pilih pekerjaan yang mendukung tujuan kamu tersebut.
.***
Artikel Terkait
10 Cara Efektif dan Profesional dalam Mengatasi Konflik dengan Rekan Kerja
Apa Itu Bekerja dengan Passion dan Bagaimana Cara Menemukan Passion Kamu dalam Bekerja?
17 Ide Untuk Memberikan Pengakuan Rekan Kerja atau Peer Recognition yang Bisa Kamu Terapkan di Kantor
Wajar Jika Kamu Ingin Sekali Disukai Rekan Kerja, tetapi Jangan Sampai Memaksakan Diri!
Taskmasking, Fenomena di Kalangan Gen Z yang Pura-Pura Sibuk Bekerja di Depan Atasan. Apa Penyebabnya?
Benarkah Kerja Harus Sesuai Passion dan Tak Boleh Sering-Sering Pindah Kerja? Dengarkan Pendapat Ahli Ini!
Survei Membuktikan, Karyawan Perempuan Lebih Baik Digaji Rendah Asalkan Bisa Lebih Fleksibel saat Bekerja