Pacu Jalur Jadi Sorotan Dunia, Ini Festival Perahu Dayung Lain di Indonesia

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 13 Juli 2025 | 08:10 WIB
Sosok Aura Farming Rayyan Arkhan Dhika yang membuat Tari Pacu Jalur mendunia
Sosok Aura Farming Rayyan Arkhan Dhika yang membuat Tari Pacu Jalur mendunia

PejuangKantoran.com - Tradisi Pacu Jalur asal Kuantan Singingi, Riau, mendadak menjadi sorotan dunia usai sebuah video viral memperlihatkan aksi energik seorang anak laki-laki yang berdiri dan menari di ujung perahu balap tradisional itu.

Video tersebut memantik tren global bertajuk “aura farming” dan menarik perhatian berbagai pesohor internasional.

Fenomena ini tidak hanya menjadi viral di media sosial, tetapi juga membuka peluang besar untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke kancah global.

Merespons momen ini, AirAsia MOVE mengajak wisatawan dari seluruh dunia untuk menjelajahi festival perahu dayung lain yang tersebar di penjuru Nusantara.

Marketing Manager AirAsia MOVE Indonesia, Amelia Virginia, menyatakan, “Melihat bagaimana Pacu Jalur bisa dikenal hingga mancanegara, kami makin terdorong untuk memperkenalkan lebih banyak kekayaan budaya Indonesia kepada traveler global. Melalui AirAsia MOVE, perjalanan menjelajahi pelosok Nusantara kini bisa direncanakan dengan mudah dan nyaman, didukung ratusan maskapai global.”

Baca Juga: Begini Cara Menanggapi Pujian yang Lebih Pede tanpa Merasa Canggung atau Takut Dibilang Sombong

Tradisi Pacu Jalur yang dipercaya telah ada sejak abad ke-17 ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga simbol kuat semangat gotong royong dan budaya komunitas lokal. Uniknya, semangat serupa juga ditemukan dalam berbagai festival perahu dayung lain di Indonesia. Berikut beberapa di antaranya yang tak kalah menarik:

1. Lomba Dayung Jukung – Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Diselenggarakan setiap 17 Agustus di Sungai Martapura, lomba ini melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Jukung, perahu tradisional khas Banjar, dijadikan simbol pelestarian budaya sungai serta penghormatan terhadap Hari Kemerdekaan Indonesia. Tradisi ini telah berlangsung sejak 1924 dan menjadi bagian penting dari identitas “Kota Seribu Sungai”.

2. Festival Perahu Naga – Tangerang, Banten

Terinspirasi dari budaya Tionghoa, Festival Peh Cun di Sungai Cisadane menyajikan balapan perahu berhias kepala naga yang mendebarkan. Setiap tim terdiri atas 13 pendayung yang bergerak mengikuti irama tambur dan simbal, menghadirkan atmosfer meriah yang memikat ribuan penonton setiap tahunnya.

Baca Juga: Pertimbangkan Dulu: Ini Plus Minus Mobil Hybrid yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membeli

3. Lomba Perahu Bidar – Palembang, Sumatera Selatan

Digelar di Sungai Musi sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan, lomba ini mempertandingkan perahu bidar sepanjang 25–30 meter yang dikayuh lebih dari 20 orang. Gerakan mendayung serempak melambangkan semangat kebersamaan dan ketangguhan masyarakat Palembang.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X