Skenario film ini digarap bertiga oleh Gina S. Noer, Salman Aristo, dan Rino Sarjono, setelah menyelesaikan film lainnya, Aku Sebelum Aku. Awalnya, kelar menyelesaikan Aku Sebelum Aku, Gina berniat istirahat sejenak untuk healing. Namun, pesan-pesan di buku membuat dirinya berubah pikiran.
Bagi Gina secara pribadi, proses penulisan skenario ini sebenarnya merupakan suatu refleksi perjalanan dirinya untuk melihat kembali duka setelah kepergian sang ayah untuk selamanya.
Baca Juga: Ternyata Ini Kebiasaan Karyawan yang Gampang Banget Naik Jabatan, Salah Satunya Berani Ambil Risiko!
"Melihat manusia dari ada, kemudian tiada, dan merefleksikan lagi perjalanan itu. Kenapa dengan Tuhan kok yang rasanya harus dekat, harus dikejar gitu?
"Tapi menulis skenario ini jadi bentuk refleksi baru lagi tentang kehilangan, tentang ketuhanan, dan bagaimana akhirnya kalau kita mau merayu Tuhan?
"Justru mungkin kita tanya pada diri sendiri dulu, apakah kita lagi marah atau tidak sama Tuhan. Jadi, ketika berproses dengan team development, kita merasakan kesejukan yang berbeda dibanding (penulisan) skenario yang lain,” tutup Gina S. Noer.
Film Seni Merayu Tuhan akan tayang di bioskop mulai 13 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Fenomena Quiet Cracking: Mengulas Bahaya Bekerja Melampaui Kemampuan Tanpa Disadari di Tahun 2026
Era Baru Produktivitas: Menjadi Solopreneur di Dalam Korporasi dengan Strategi Co-Pilot
Ini Dia Sederet Fakta Menarik Laga Prancis Lawan Maroko di Babak Perdelapan Final Piala Dunia FIFA 2026 Nanti Malam
Yuk Commuting Sehat! Mau Pilih Bersepeda dari Rumah atau Jalan Kaki, Mana yang Lebih Cepat Membakar Kalori>
Mindful Running: Ternyata Lari Bisa Menjadi Sesi Meditasi Penurun Stres
4 Gerakan Deskercise, Cara Mudah Berolahraga di Meja Kantor Selama 10 Menit
Olahraga di Waktu Shubuh Ribet? Ini Tips Biar Bisa Konsisten Olahraga di Waktu Shubuh