PejuangKantoran.com - Bertepatan dengan perayaan 30 tahun perjalanan bermusiknya, band Ungu merilis single baru berjudul Utara-Selatan. Perilisan lagu ciptaan Enda ini jadi pembuka momentum konser bertajuk Waktu Yang Dinanti: Final Chapter yang akan digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 30 Oktober 2026 nanti.
Lagu Utara-Selatan ini mengangkat cerita dua orang yang saling mencintai, namun tidak lagi mampu berjalan ke arah yang sama. Perumpamaan simbol arah mata angin yang jadi judul lagu bertujuan menggambarkan jarak emosional yang lahir dari perbedaan pilihan hidup yang semakin sulit dipersatukan.
“Lagu tragis itu biasa abadi dan jika ada pertanyaan kenapa (di lirik) masih kalimat ada hati yang tertinggal? Karena jujur saja, dari semua perpisahan, tidak ada satu orang pun yang ikhlas untuk berpisah.
Baca Juga: Kiesha Alvaro Senang Di-casting Ayah Sendiri untuk Akting di Video Musik Single Terbaru Ungu
"Pasti ada perasaan yang kita tinggalkan. Mungkin seperti itu pesan yang ingin disampaikan di lagu ini,” ujar Enda, saat peluncuran single dan video musik Utara-Selatan di CGV fX Sudirman, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Dari sisi musik, lagu tersebut hadir dengan nuansa yang membawa pendengar bernostalgia pada musik khas era awal band. Aransemen pop rock, yang mudah disenandungkan, dipadukan dengan lirik yang sederhana namun emosional.
Menurut gitaris bernama lengkap Franco Wellyjat Medjaya Kusumah itu, lagu tersebut benar-benar mereka rembukin bareng. Kali pertama ia memperdengarkan lagu itu adalah ketika melakukan perjalanan bareng Pasha Ungu dari luar kota.
"‘Aa, aku baru bikin lagu. Boleh dengar tidak?’. Nah, dia langsung seneng tuh. Akhirnya dia aransemen dan Aa terlibat langsung di proses kreatifnya. Musik sempat tiga kali ganti. Padahal, kita sudah rekaman full. Ganti lagi, ganti lagi.
"Sampai akhirnya ketemu aransemen yang semua setuju, sudah tidak ada sangkalan dari kita berlima. Semoga lagu ini bisa membawa Ungu tetap bertahan di posisi yang kita berlima mau,” ucap Enda panjang lebar.
Setelah lagu kelar, Pasha dan kawan-kawan harus mempersiapkan video musik untuk mempromosikan lagu.
Baca Juga: Aktor Ganteng C-Drama Cheng Lei Bakal ke Jakarta September, Ini Cara Kamu Biar Bisa Bertemu Langsung
“Kita sampai meeting berapa kali dan baru kali ini kita seserius itu membuat video klip karena memang pak sutradara (Pasha) selalu aktif di grup WhatsApp. 'Guys, meeting ya malam ini!'
"Tiba-tiba lah, harus meeting malam itu juga. Jadi ini keseriusan yang belum pernah terjadi di Ungu,” timpal Oncy.
Yang membuat video musik ini menarik adalah ketika Enda mengusulkan bagaimana kalau model video musik menggunakan anak-anak mereka sendiri, yaitu Kiesha Alvaro (putra Pasha Ungu) dan Zara Leola (putri Enda).
“Permasalahannya dari 10 video klip terakhir yang kita buat, kita sangat susah menentukan siapa director yang akan syuting video. Juga modelnya siapa. Akhirnya, kita dapat ide.
Artikel Terkait
Ben Affleck Menang Rp16 Miliar di Who Wants to Be a Millionaire!
Gaji Naik atau Jabatan Naik? Dilema Karier Pekerja Muda di Jakarta dan Kota-Kota Besar
Healing Tipis-Tipis: 5 Ide Liburan Singkat yang Bisa Dilakukan Tanpa Ambil Banyak Cuti
6 Alasan Kenapa Olahraga di Luar Ruangan yang Semakin Diminati
Jajan Jadi Self-Reward: Kenapa Gen Z Rela Mengeluarkan Uang Ekstra untuk Kulineran?
Mau Kerja Dengan Waktu dan Tempat yang Fleksibel? Kamu Wajib Menerapkan Agile Working!
Ketika Kualitas Udara Buruk Akibat Kabut Asap Bakaran Sampah atau Lahan, Bagaimana Gen Z Seperti Kita Harus Bersikap