senggang

5 Kisah Menarik Di Balik Pembuatan 13 Bom Di Jakarta, Hasil Kerjasama dengan Pembuat Film Korea 'Parasite'

Jumat, 22 Desember 2023 | 22:03 WIB
Ada alasan mengapa Angga Dwimas Sasongko memilih angka 13 dalam film 13 Bom di Jakarta. (Visinema)

PejuangKantoran.com - Rumah produksi Visinema pernah menyebutkan bahwa 13 Bom di Jakarta akan menjadi film action Indonesia terbesar pada 2023.

Pernyataan ini dibuktikan dengan menyuguhkan adegan-adegan baku hantam, ledakan bom, baku tembak, kejar-kejaran mobil, dan masih banyak sekali adegan yang memacu adrenalin penonton.

Hal itu diungkapkan sutradara Angga Dwimas Sasongko, saat konferensi pers film 13 Bom di Jakarta di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Kamis (21/12/2023).

Baca Juga: Usahakan Selalu Menjawab dengan Singkat Saat Wawancara Kerja, Tahu Nggak Kenapa?

Pemilihan pemain berlangsung selama 6 bulan dengan waktu produksi selama 40 hari. Sebelumnya, para pemain harus melewati sejumlah pelatihan agar lebih mampu menjiwai masing-masing peran yang dipercayakan.

Ambisi Angga Dwimas Sasongko dalam menciptakan film action dalam skala besar ini juga dibuktikan dengan penggunaan pratical effect, dengan ribuan peluru hampa, puluhan senjata dari berbagai jenis dan tipe, serta beberapa unit mobil yang diledakkan.

Berikut adalah beberapa cerita menarik di balik pembuatan film 13 Bom di Jakarta seperti dituturkan Angga Dwimas Sasongko.

1. Alur cerita film terinspirasi dari kejadian nyata

Salah satu inspirasi cerita 13 Bom di Jakarta ini dari peristiwa sebuah bom di Tangerang yang terjadi sekitar tahun 2015. Pengebomnya meminta tebusan berupa bit coin melalui Indodax.

Kejadian itu ada di berita dan menarik buat saya, lalu saya tangkap, jadi inspirasi, kemudian ceritanya saya eskalasi atau fiksikan!

Baca Juga: Orang Kantoran Sport Enthusiast Rentan Alami 4 Cedera Ini

2. Visinema bekerja sama dengan rumah produksi dari Korea Selatan

Kita bekerja sama dengan studio film di Korea. Namanya, Barunson E&A yang adalah produser dari film pemenang Oscar, Parasite. Kami ketemu di festival film pada waktu itu dan menceritakan tentang proyek ini.

Prosesnya cukup panjang hingga akhirnya mereka masuk sebagai executive producer. Bentuk kerja samanya macam-macam. Salah satunya sebagai rekan kreatif.

Mudah-mudahan, film ini bisa tayang di beberapa negara, terutama di Korea. Tapi untuk sekarang, kita belum tahu.

Halaman:

Tags

Terkini