PejuangKantoran.com - Mengajukan visa untuk melengkapi dokumen perjalanan mungkin agak tricky. Terkadang kamu butuh dua jenis dokumen wajib, yaitu surat sponsor visa, atau invitation letter dari pihak pengundang jika kamu hendak menghadiri acara.
Dalam ranah proses visa, surat sponsor bertujuan untuk meyakinkan negara tuan rumah bahwa pemohon visa memiliki biaya sendiri atau ada orang yang menjamin pengeluaran mereka selama di tempat tujuan.
Dokumen penting ini mengurangi potensi beban negara tuan rumah, memastikan pengunjung tidak akan menghadapi kesulitan keuangan.
Baca Juga: Apa Itu Surat Sponsor Visa, Betulkah Supaya Permohonan Visa Lebih Mungkin Disetujui?
Sedangkan invitation letter bertindak sebagai bukti tujuan perjalanan kamu, entah itu mengunjungi teman atau menghadiri acara. Validasi tersebut membantu pihak berwenang memahami tujuan pemohon visa dan memudahkan penilaian permohonan visanya.
Cara menulis surat sponsor visa
Kamu bisa membuat surat sponsor visa sendiri, meminta kantor untuk mengeluarkannya untuk kamu, atau meminta bantuan dari travel agency.
Saat membuat surat sponsor visa, yang penting surat tersebut berisi detail informasi mengenai pemohon maupun sponsornya, seperti:
• Data diri (nama, alamat, tanggal lahir) sesuai paspor
• Nomor telepon
• Pekerjaan
• Tipe tempat tinggal (rumah, hotel, apartemen, dsb.)
• Status pengundang di luar negeri (permanent resident, pemegang visa pelajar atau visa bekerja, warga negara, dsb.)
• Hubungan antara pengundang dan pemohon
• Tujuan perjalanan (liburan, pernikahan, menghadiri acara, dsb.)
• Tanggal kedatangan dan kepulangan
• Tanda tangan
Pastikan kamu mengisi dokumen dengan teliti untuk mengurangi potensi kesalahan. Kesalahan dalam surat sponsor visa bisa membuat permohonan visamu langsung ditolak.
Lalu, seperti apa contoh surat sponsor visa yang umum dipakai?
Contoh Surat Sponsor Umum
1. Untuk keluarga yang akan bepergian ke luar negeri
(Tanggal)
The Immigration Officer
(Nama Kedutaan/Konsulat)
(Alamat)