senggang

Lampir, Kisah Urban Legend yang Mengangkat Isu Beauty Privilege Agar Relate dengan Penonton Muda

Minggu, 11 Februari 2024 | 09:00 WIB
Film Lampir, yang tayang di bioskop mulai 14 Februari 2024, mengangkat topik yang relatable dengan isu masa kini. (Instagram @filmlampir)

Yang ia hindari saat menggarap film berdurasi 97 menit ini dari sisi kreatifnya adalah tipikal kengerian yang disuguhkan kepada penonton.

“Kebanyakan film horor Indonesia bercerita tentang pesugihan, santet, dan kesurupan. Bahkan, yang sekarang lagi tren adalah genre horor religi.

“Aku tuh cuma pengen horor yang fun, permainan kematian, misteri yang membuat orang menebak-nebak siapa pembunuhnya atau kenapa dia mati,” terang Gandhi.

Baca Juga: Salut, Usai Kampanye Akbar Prabowo Gibran, Pendukung Sigap Bersihkan Sampah!

Menurutnya, Lampir berkaitan dengan isu beauty privilege yang menjadi patokan dalam kehidupan sehari-hari. Sekarang ini seseorang harus ganteng, cantik, kaya, atau punya koneksi, supaya mudah mendapatkan hal-hal yang diinginkan.

Sementara itu, Vision+ memproduksi Lampir sebagai film panjang pertamanya karena kisah urban legend, isu yang relatable, serta genre-nya yang populer. Secara data, film horor selaras dengan tren di layar lebar.

“Secara judul, siapa sih yang tidak tahu Mak Lampir? Secara IP (Intellectual Property) sudah kuat. Kita masuk dari segi promosi dan distribusi, dan merasa judul ini sangat kuat.

“Kita push juga di grup media kami, TV, radio, dan media sosial. Secara IP, kami percaya bahwa film Lampir ini bakal take off di layar lebar dan nantinya juga akan ditayangkan di OTT.

Baca Juga: Pimpin Doa di GBK, Habib Ali Kwitang Jakarta Sebut Negara Ini Butuh Pemimpin dengan Kemauan Besar

“Ya, kita melihat besar potensinya di dua platform, bioskop dan OTT,” pungkas Direktur Vision+ Clarissa Tanoesoedibjo.

Film Lampir akan tayang mulai 14 Februari 2024. (Syanne Susita)

Halaman:

Tags

Terkini