Menurutnya, syuting film horor lebih melelahkan. Persiapan produksinya lama karena harus mempersiapkan fisik dan mental. Syuting pun dilakukan di real set seperti di gunung.
“Awalnya takut untuk terima karena aku penakut banget. Ternyata pas baca ceritanya, aku suka banget. Ceritanya fresh karena ada unsur footage-nya yang nggak banyak dimasukkan di film horor.
“Jadi, aku penasaran. Cerita juga dikemas secara anak muda banget. Aku jadi kembali muda. Ya sudah, aku gas! Terimalah!” pungkas Audi. (Syanne Susita).