PejuangKantoran.com - Bagi pekerja kantoran, merayakan Hari Valentine di kantor, khususnya di Indonesia memang harus mencermati situasi dan kondisi.
Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang berlangsung persis bersamaan dengan hari Pemilihan Umum tahun ini, 2024, di Indonesia.
Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang memang bukan perayaan resmi yang ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia.
Berasal dari kebiasaan mancanegara, khususnya Eropa, Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine, faktanya, diadopsi oleh banyak kalangan usia muda di Tanah Air.
Kaum muda, khususnya Generasi Z atau Gen Z banyak yang merayakan Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine sebagai kesempatan berbagi kepada orang yang dikasihi semisal kekasih atau pacar.
Generasi Z adalah generasi yang lahir pada kurun waktu 1995-2012.
Di Indonesia, kesempatan berbagi di Hari Valentine, mendapatkan perluasan makna sebagai hari berbagi kepada partner kerja, keluarga, orangtua, termasuk pasangan hidup, dan anak-anak.
Hari Valentine
Sementara itu, cokelat adalah penganan paling favorit saat Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine.
"Orang saling membagikan cokelat di Hari Kasih Sayang," tulis japantoday.com edisi Rabu 14 Februari 2024.
Di berbagai negara, seperti di Indonesia, perayaan Hari Valentine, salah satunya dirayakan di lingkungan kerja atau lingkungan kantor.
Namun demikian, beberapa hal wajib menjadi perhatian pekerja kantoran yang hendak merayakan Hari Kasih Sayang di lingkungan kantor, terlebih di Indonesia.
Pertama, yang harus dicermati sekali lagi, Hari Valentine bukanlah hari libur resmi.
Alhasil, pada Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang, pekerja kantoran masih dalam kondisi masuk kerja seperti biasa.