"Ini jadi proses diskusi yang take and give. Kita berusaha untuk nggak controlling banget tapi kita menawarkan guideline yang menjadi prinsip dasar cerita,” ujar Yusuf Adrai, putra alm. Teguh Esha.
Selain dari cerita, sutradara Sidharta Tata juga menggunakan komunitas underground untuk lebih menguatkan semangat rebel yang bertanggungjawab di dalam film.
Baca Juga: Lowongan Kerja Senior Fullstack Developer di PT Aigen Global Teknologi
Menurut Sidharta Tata, tidak ada cara lain untuk mendekatkan Ali Topan kepada penonton masa kini selain menggunakan komunitas underground.
"Di saat ada kesepakatan Ali Topan hidup di universe underground ini, ruang-ruang komunal ini harus dimunculkan (di film).
"Makanya, bagi saya, Ali Topan ini salah satu statement untuk memperlihatkan kaum-kaum terbuang yang sebenarnya punya ideologi, dan kritis dengan keadaan sekitar,” ungkap Tata. (Syanne Susita)