Selain cerita dan para pemainnya, menonton pertunjukan musikal ini akan terasa fresh karena suguhan kostum para pemain yang menggunakan warna-warna elektrik.
Hagai Pakan yang bertindak sebagai penata kostum pertunjukan mengatakan bahwa ia menggabungkan konsep kekinian dan kontemporer agar tetap terlihat relevan dengan masa sekarang.
Baca Juga: Ternyata Gampang Banget, Menerima dan Mentransfer Uang melalui QRIS Transfer di myBCA
Menurutnya, konsep keseluruhan styling dan penataan busana dibuatnya jadi kontemporer. Jika dilihat secara kasat mata, untuk kehidupan sehari-hari looks yang dibuat masih believable tapi tetap sesuai untuk kebutuhan panggung.
"Aku bermain dengan banyak motif, banyak warna, banyak unsur kearifan lokal yang selalu aku mainkan, dan ini akan tumpah ruah.
"Dengan persiapan 3-4 bulan, kami menyiapkan sekitar 400 lebih looks pakaian. Ada yang dibuat dari nol, ada juga yang di-recycle dari thrift untuk memperlihatkan kesan yang sesuai!” pungkas penata busana pemenang Piala Citra Festival Film Indonesia 2020 itu. (Syanne Susita)