PejuangKantoran.com - Untuk kali kedua, Pertunjukan Musikal Keluarga Cemara (PMKC) akan digelar di Ciputra Artpreneur dari tanggal 20 Juni hingga 13 Juli 2025.
Tak ingin terkesan melakukan pengulangan seperti pertunjukan tahun lalu, Visinema Studios melakukan beberapa terobosan baru dalam beberapa aspek pertunjukan, dari aransemen musik hingga set design.
“Pertunjukan tahun ini lebih megah dibanding tahun lalu. Aku bisa bilang Musikal Keluarga Cemara bukan pengulangan tapi ini adalah pembaharuan.
Baca Juga: Produsen Madu Artisan Binaan BRI BeeMa Honey Makin Naik Kelas hingga Tembus Pasar Global
"Penonton akan mendapat experience lebih sehingga akan menjadikan budaya liburan bersama keluarga di teater jadi hal yang lumrah tiap tahunnya,” ujar Cristian Imanuell, produser Pertunjukan Musikal Keluarga Cemara di XXl Lounge, Plaza Senayan, Selasa (10/06/2025).
Walau secara konten teater semua sudah dinaikkan levelnya, produser yang juga memproduseri film Mencuri Raden Saleh ini merasa perlu ada terobosan lain yang membuat semakin banyak orang tertarik dengan pertunjukan teater.
“Kita berpikir apa lagi ya, yang bisa kita buat? Misi kita itu bukannya membuat Visinema satu-satunya pemain di dunia musikal. Bukan juga diperuntukkan bagi yang suka musikal saja.
"Tetapi, bagaimana caranya yang belum pernah datang ke teater mau mencoba pertama kali di Keluarga Cemara. Mungkin setelah menonton, mereka menyukai dan melihat musikal-musikal yang lainnya,” ujarnya lebih lanjut.
Itu sebabnya, Cristian lalu berdiskusi dengan music director dari PMKC untuk membuat album lagu-lagu dari pertunjukan yang bisa dinikmati oleh audience yang lebih luas lagi.
Sebelumnya, mereka sempat membuat album berjudul Musikal Keluarga Cemara yang berisi lagu-lagu yang dinyanyikan di teater oleh penyanyi para cast pertunjukan.
Baca Juga: Ada Nama Indonesia yang Berperan Dalam Perkembangan dan Sejarah Pesawat Tempur Siluman Dunia
Album ini secara kualitas mengundang banyak pujian. Bahkan, memenangkan AMI Awards kategori Album Musikal Terbaik. Namun, ia merasa album ini hanya dinikmati oleh kalangan tertentu.
“Untuk membuat (pertunjukan) musikal mainstream, saya dan para music director, Ifa Fachir dan Simhala Avadana berdiskusi. Bagaimana caranya kita mendapatkan market yang mungkin tidak suka musikal tetapi mendengarkan pop, indie, dan genre musik yang lain!
"Akhirnya, kami setuju untuk memilih tujuh lagu yang merupakan top notch-nya Keluarga Cemara untuk dinyanyikan dan diaransemen ulang oleh tujuh duta musikal Keluarga Cemara.”
Berfokus untuk meraih pasar yang lebih luas, album yang diberi judul Lagu-Lagu Cemara ini pun mengajak penyanyi lintas generasi dan genre untuk menyumbangkan lagu.