Pejuangkantor.com - Penembakan F-35 Lightning II milik Israel oleh Iran, masih terus menjadi kontroversi. Klaim Iran dibantah oleh Israel.
Menjadi lebih kontroversial karena F-35 Lightning II adalah pesawat tempur siluman (stealth) yang dirancang sulit terdeteksi radar, inframerah, atau penglihatan musuh.
Artinya, ketika berhasil ditembak jatuh, bahkan konon sampai 3 pesawat, teknologi tercanggih pesawat tempur ini menjadi dipertanyakan.
Sejarah pesawat tempur siluman cukup panjang. Tahun 1950an, Amerika Serikat sudah mulai meneliti jejak radar pesawat atau Radar Cross Section (RCS).
RCS adalah ukuran seberapa besar pesawat memantulkan gelombang radar ke sumber radar. Semakin besar RCS, semakin mudah pesawat terdeteksi oleh radar musuh.
Penelitian ini terjadi pada saat perang dingin antara AS-Uni Soviet, di mana AS khawatir Soviet bisa menembak jatuh pesawat pengintai dan bomber AS. Seperti kita tahu, pesawat pengintai U-2 dan bomber B-52 milik AS itu ukurannya cukup besar dan mudah terdeteksi radar.
Inti dari riset AS pada tahun 1950an ini adalah mengukur dan memahami bagaimana radar mendeteksi pesawat serta mengembangkan metode untuk menurunkan RCS.
Baca Juga: F-35 Lightning II Yang Konon Ditembak Jatuh Iran ini Ternyata Program Militer Termahal Dalam Sejarah
Dikembangkan AS, Konsep Ahli Sovyet
Uniknya, justru AS kemudian mengembangkan teknologi stealth ini berdasarkan karya tulis fisikawan Uni Soviet Pyotr Ufimtsev. Pyotr Ufimtsev menulis tentang Method of Edge Waves.
Karya tulis Method of Edge Waves ini mengemukakan bagaimana bentuk dan tepi permukaan memengaruhi pantulan radar. Ini yang kemudian pada tahun 1971 dijadikan dasar perhitungan teknologi stealth (siluman).
Teori ini menunjukkan bahwa bentuk lebih penting daripada ukuran dalam menyembunyikan pesawat dari radar. Kemudian oleh Lockheed Martin, dijadikan dasar mengembangkan desain “faceted shape” seperti F-117.
Hingga sekarang perkembangan teknologi siluman yang diterapkan pada pesawat tempur sudah berkembang. Tak hanya AS, negara-negara lain juga mengembangkan pesawat tempur siluman.
Berikut ini pesawat tempur siluman yang aktif dan prototipe di seluruh dunia:
Artikel Terkait
Alasan Generasi Z Amerika Serikat Tak Mau Jadi Tentara
Robot PNS di Korea Selatan 'Bunuh Diri' Akibat Kebanyakan Pekerjaan
Sudah Jadi Tentara Rusia, Satria Arta Kumbara Dipecat dari TNI AL dan Kehilangan Kewarganegaraan
Cerita Vishwashkumar Ramesh, Korban Selamat Air India, dan Para Penyintas Tunggal dalam Sejarah Kecelakaan Pesawat Lainnya