PejuangKantoran.com - Ketika Reza Rahadian memutuskan untuk merintis karir barunya sebagai sutradara, ia tidak menyangka sambutannya akan seperti sekarang ini.
Tidak hanya di Indonesia, kiprahnya sebagai sutradara menarik perhatian filmmaker dan sinefil dunia internasional.
Bermula dari partisipasinya di JAFF Market, projek perdananya, film Pangku, bisa mendapat dukungan dari berbagai festival di berbagai negara.
Baca Juga: Bantuan AI akan Membantu Strategi Bisnis Kamu Jadi Lebih Terarah dan Berbasis Data
Bahkan mendapat grant funding dari Red Sea Film Foundation yang menurut Reza dananya sangat membantu dalam menyelesaikan film perdananya.
“Kita tidak langsung menyasar pada Red Sea Festival. Red Sea memiliki program untuk funding. Ya, karena grants-nya sangat membantu buat kami untuk development film ini.
"Ketika kami terpilih, ya masa kita bilang enggak? Grants yang diberikan kita gunakan untuk post-production film,” ujar Reza Rahadian, saat konferensi pers trailer film Pangku di Kemang Village, Jakarta, Senin (08/09/2025).
Tak cuma itu, kiprah film perdananya akan diputar lebih dahulu sebagai world premiere di Busan International Film Festival (BIFF) yang akan berlangsung mulai 17 hingga 26 September 2025.
Dalam kesempatan itu, Pangku juga akan berkompetisi dengan enam film Asia lainnya dalam program Vision. Partisipasi ini bertujuan untuk membuktikan keseriusan aktor kelahiran Bogor, 5 Maret 1987 itu dalam menekuni profesi barunya.
“Standar saya adalah apakah saya bisa menyampaikan sebuah cerita dengan jujur dan sebaik-baiknya. Itu menjadi standarnya.
Baca Juga: Siapa Suka Ngumpulin Cap Paspor? Mulai Oktober, Cara Ini akan Diganti Metode Digital di Eropa
"Festival itu adalah langkah kami untuk memastikan bahwa sebagai sutradara saya juga perlu divalidasi, perlu ditantang dengan keterlibatan di ranah festival internasional untuk 'legitimasi' kerja saya sebagai seorang director,” ujar pria berdarah Iran dan Ambon ini.
Partisipasi Reza di BIFF juga sebagai pemenuhan syarat film untuk masuk seleksi Festival Film Indonesia 2025. Namun, penonton di Indonesia sendiri baru bisa menikmati film Pangku di bioskop pada 6 November 2025.
Daya tarik lainnya adalah, film Pangku merekrut banyak aktor terkenal seperti Christine Hakim, Claresta Taufan, Fedi Nuril, Lukman Sardi, Jose Rizal Manua, Kaan Lativan (dulu dikenal dengan nama Muhammad Khan) hingga Devano Danendra.
Pangku mengangkat kisah perjuangan ibu tunggal dengan satu anak, yang mencari nafkah sebagai perempuan penjual kopi di jalur Pantura. Sang ibu tidak hanya menyediakan kopi, tetapi juga jasa teman ngobrol dengan duduk di pangkuan para pria pembeli kopi.