PejuangKantoran.com - Tidak ada yang menyangka jika karya penyutradaraan Reza Rahadian menghadirkan satu pengalaman menonton yang penuh rasa dan sangat emosional.
Film Pangku yang meraih empat penghargaan di Busan International Film Festival, hanya menggunakan sedikit dialog. Karena itu, butuh pemain-pemain andal untuk mengekspresikan emosi mereka.
Jajaran pemain Pangku pun akhirnya dipenuhi aktor watak seperti Christine Hakim, Djenar Maesa Ayu, Happy Salma, Arswendi Bening Swara, hingga Jose Rizal Manua.
Baca Juga: Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan Dimulai November 2025, Siapa Saja Peserta yang Diuntungkan?
Dari para pemain pendukung tersebut, banyak terungkap keseruan selama proses syuting yang banyak mengambil lokasi di Indramayu.
1. Nazira C. Noer harus menaikkan berat badan
Ada cerita lucu di balik keterlibatan Nazira C. Noer di film Pangku. Ia sebenarnya menjalankan audisi untuk peran Sita, yang akhirnya diperankan oleh Galabby Thahira.
Namun, setelah audisi, melalui telepon ia diberitahu bahwa ia akan memerankan tokoh Yuna.
“Memang Reza itu intuitif sekali. Instingnya jalan. Kadang-kadang ia bisa membaca apa yang tidak bisa kita lihat. Setelah kita kasting lewat audisi, dia bilang lewat telepon.
“’Kayaknya elo Yuna, deh!’ Hah! Yuna badannya harus lebih gede dong!
“Jadi aku naik 4 kilo, rambut dihitamkan, dipotong pendek, dan harus pakai poni sesuai apa yang dia mau!” puji Nazira, yang juga dikenal sebagai publicist untuk banyak film nasional ini.
Baca Juga: Sering Merasa Biasa-Biasa Saja di Tempat Kerja? Ini Bukti Kamu Jauh Lebih Baik dari yang Kamu Kira!
2. Djenar Maesa Ayu minta peran secara khusus
Ketika mengetahui Reza akan membuat film, Djenar Maesa Ayu tidak mau melewati kesempatan itu. Tanpa sungkan, ia menghubungi Reza untuk ikutan bermain di debut penyutradaraannya ini.
“Kalau saya mau jujur, sebenarnya, saya minta peran. Jadi, kayak diada-adain. Ada sebetulnya scene itu ada yang mami karaoke. Tadinya cuma satu scene, tapi kemudian dijadikan dua scene!” ujar aktris yang kerap dipanggil Nai ini.
Ada alasan khusus mengapa Djenar sampai minta peran. Menurutnya, ini momentum di mana salah satu aktor terbaik Indonesia menyutradarai film pertamanya.