senggang

Jadi Ibu Muda dalam 'Patah Hati Yang Kupilih', Prilly Latuconsina Akui Banyak yang Tidak Relate Buatnya

Selasa, 30 Desember 2025 | 14:15 WIB
Dalam film Patah Hati yang Kupilih, Prilly Latuconsina berperan sebagai ibu muda dengan satu anak. (Youtube @sinemakupictures)

PejuangKantoran.com - Sinemaku Pictures, rumah produksi milik Prilly Latuconsina dan Umay Shahab, merilis film terbarunya, Patah Hati yang Kupilih.

Cerita film yang disutradarai oleh Danial Rifki ini terinspirasi dari series garapan Sinemaku sebelumnya, yaitu Hari Ini Kenapa, Naira?. Namun, film ini dikembangkan dengan cerita yang lebih dewasa.

Prilly Latuconsina berharap mereka yang sedang menjalani hubungan dengan pandangan, prinsip, dan agama yang berbeda bisa relate akan cerita ini.

Baca Juga: TVRI Memegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Seluruh Laga yang Dipertandingkan Bisa Ditonton hingga Pelosok

“Adanya film ini karena komentar yang ada di media sosial Hari Ini Kenapa, Naira? mencapai 14.000 komen. Isinya bukan komen pada karya kita, tapi malah curhat. Komen 14 ribu orang tentang kisah cinta mereka.

"Lalu, kita baca komen-komen ini. Ada yang menulis, ‘Kalau kamu nyasar di kolom komentar ini, aku masih sayang?’ Akhirnya, kita ngerasa cerita ini dekat banget sama orang-orang," ujar Prilly, saat konferensi pers di Plaza Indonesia XXI, Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Prilly, yang selain menjadi produkser juga menjadi pemeran utama, mengatakan bahwa sebenarnya ia tidak banyak mengetahui soal hubungan dengan perbedaan agama atau apapun itu.

Menurut Danial, pengetahuan Prilly tentang kisah cinta sangat luas. Namun Prilly merasa lebih relate soal hubungan dengan perbedaan visi, bukan perbedaan keyakinan yang berkaitan dengan agama.

 

Sama dengan media sosial Hari Ini Kenapa, Naira? yang berhasil memancing belasan ribu komentar, Prilly juga berharap Patah Hati yang Kupilih bisa menggali lebih banyak diskusi lagi.

Baca Juga: CEO OpenAI Cari Kandidat yang Mampu Mengantisipasi Risiko Perkembangan AI, Gajinya 500 Ribu Dollar Setahun

“Kalau ditanya ingin menyampaikan apa lewat film ini, yang pasti kita ingin menjadikan film ini kayak wadah untuk mereka cerita lagi sambil ajak teman dan juga memancing banyak diskusi.

"Karena kita kan tahu film bisa memancing banyak diskusi!” kata aktris yang punya hobi memancing ini.

Selain tidak relate dengan pacaran beda agama, ada hal lain menurutnya tidak ia pahami. Prilly harus berakting sebagai Alya, ibu muda dengan seorang anak.

“Pastinya, peran jadi ibu tidak relate ya. Belum pernah tahu gimana rasanya. Jadi ibu, sama anak kecil dan segala macamnya. Cuma, ada persamaan antara aku dan karakter Alya.

Halaman:

Tags

Terkini