Pejuangkantoran.com – Saat ini bagi aktivis olah raga (sepeda atau lari), smartwatch seperti Garmin dan aplikasi Strava di smartphone adalah alat wajib untuk dipunyai dan digunakan.
Keduanya secara umum sama-sama untuk mencatat jarak dan waktu, yang kemudian akan diolah menjadi data kecepatan. Sementara perbedaan yang menonjol, smartwatch sekelas Garmin juga mencatat parameter-parameter lain yang sangat penting untuk performa olah raga dan kebugaran pemakainya.
Garmin (dan sejumlah smartwatch lain) bisa disinkronasi dan tampil di Strava. Namun, terkadang hasil pencatatan Garmin dan Strava sering didapati berbeda.
Jika perbedaannya kecil, tidak jadi masalah. Terkadang perbedaannya sangat besar dan tidak masuk akal kalau dianggap sama keduanya.
Jika seperti ini, mana yang lebih bisa dipercaya?
Sebelum menyatakan mana yang lebih dipercaya (karena akurasi), mari kita pahami lebih dahulu apa dan bagaimana Garmin dan Strava mendapatkan dan mengelola data.
Baca Juga: Fitur-Fitur Penting Smartwatch yang Jarang Dipakai dan Kurang Diketahui Pengguna!
1. Rantai Data
Garmin
- Sumber data langsung (first-party device data).
- Mengambil sinyal GPS, accelerometer (pengukur perubahan kecepatan dan gaya gravitasi objek), gyroscope (pendeteksi, pengukur, dan mempertahankan orientasi atau pergerakan rotasi suatu objek secara presisi dalam tiga sumbu), barometer (ngukur tekanan atmosfer (tekanan udara) di lingkungan sekitar, untuk prediksi cuaca)., dan heart rate langsung dari perangkat.
- Algoritma perhitungan jarak, pace, elevasi, dan waktu dilakukan di perangkat dan ekosistem Garmin sendiri.
- Minim proses “interpretasi ulang”.
Garmin mendapatkan data mentah dan melakukan pemrosesan primer.
Strava
- Aplikasi / platform pihak ketiga.
- Mengimpor data dari Garmin (atau device lain), lalu:
- Melakukan reprocessing (misalnya smoothing pace, elevation correction).
- Menyesuaikan dengan standar Strava agar konsisten lintas merek device.
- Fokus pada perbandingan, leaderboard, dan insight komunitas.
Strava mendapatkan data dari pihak lain atau data turunan (secondary data).
Baca Juga: Jangan Ragu Ikut Club di Strava Jika Kamu Ingin Mendapatkan 5 Manfaat Berikut Ini!
2. Akurasi jarak dan pace