Sutradara lulusan Columbia College Hollywood, Los Angeles, ini menetapkan ekspektasi sesuai apa yang diinginkan dirinya setelah membaca buku Filosofi Teras.
“Saya coba menerapkan ke diri sendiri dulu. Kira-kira apa yang saya expect setelah membaca buku Filosofi Teras? Apa yang saya pelajari dan ingin bagikan pada penonton?
"Dari situ, barulah saya translate ke dalam film. Saya juga diskusikan dengan penulis dan produser. Dengan para cast, kita juga berdiskusi sebelum diadegankan. Interpretasi seperti apa yang bisa diberikan pemain karena memang selalu kita kembalikan pada pemain,” terang Affandi.