Pertama, mengadakan private viewing. Kedua, private event. Untuk private viewing, yang diundang adalah para pelanggan setia mereka.
Sedangkan pada private event, mereka akan mengundang komunitas. Berdasarkan database yang sudah ada, profil customer Klamby biasanya kalangan ibu usia 27 hingga 34 tahun.
“Yang kita undang adalah customer, top spender di database kita dan komunitas. Jadi, di store kita, setiap launching, pasti ada event. Pasti kita kumpulkan komunitasnya. Buat apa?
“Buat mendengarkan masukannya. Sampai segitunya, ya karena obyektifnya untuk mencapai tujuan itu. Menjadi insight kami. Tentu di kesempatan itu mereka juga berkumpul dan berbelanja,” tukasnya.
Honeymoon period
Itu sebabnya momentum Lebaran tidak akan dilewatkan oleh label ini. Desain koleksi Ramadhan ini bahkan sudah mereka siapkan sejak tahun lalu.
“Lebaran kan honeymoon period-nya industri fashion. Jadi, kalau kita melewatkan momen ini, sayang banget. Penjualan kita biasanya bisa berlipat tiga kali.
“Namun, sekarang ini, kita sedang mengusahakan bagaimana agar penjualan itu triple up tidak hanya di masa Ramadhan saja tetapi bisa stabil setiap bulan sepanjang tahun.
“Hal ini juga berkaitan dengan keinginan kita untuk agresif menambah jumlah offline store. di mana agar sejalan dengan tuntutan tersebut kita harus menambah stok,” papar Rizki.
Untuk mengantisipasi rencana tersebut, dan menghadapi demand yang tinggi selama Ramadhan, strategi brand fashion ini adalah dengan membangun pabrik sendiri.
Ada banyak keuntungan jika brand fashion memiliki pabrik sendiri, salah satunya fleksibilitas dalam hal produksi.
Baca Juga: 5 Ibadah yang Bisa Dilakukan Jelang Bulan Ramadhan Agar Puasa Penuh Berkah
“Hari ini, kalau saya ingin pakai baju seperti ini, kemarin bisa langsung cetak. Ini keuntungan memiliki pabrik dan penjahit sendiri.
Berbeda jika kita harus melempar ke vendor lain, mungkin perlu waktu sekitar enam bulan (untuk memproduksinya).”
Saat ini Klamby memiliki beberapa lini busana, seperti Klamby Family dan Klamby Scarves. Dengan adanya pabrik, produksi lini busana ini bisa diatur. Misalnya, produksi lini pertama harus jadi dalam waktu sebulan.