senggang

7 Fakta tentang Peringatan Hari Tri Suci Waisak 2567 BE di Candi Borobudur

Minggu, 4 Juni 2023 | 07:02 WIB
Ilustrasi: Minggu, 4 Juni 2023, merupakan peringatan puncak Hari Tri Suci Waisak 2567 BE di Candi Borobudur. (Pexels/Thai Naan)

PejuangKantoran.com - Hari ini, Minggu, 4 Juni 2023, merupakan peringatan puncak Hari Tri Suci Waisak 2567 BE (Buddhist Era) di Candi Borobudur. Ribuan umat Buddha serta masyarakat umum diperkirakan hadir sejak tanggal 30 Mei 2023.

Sebanyak 32 Bhikku dari tiga negara (Thailand, Malaysia, dan Indonesia) yang melakukan Dhutanga/Thudong atau perjalanan spiritual dengan menempuh jarak kurang lebih 2.600 kilometer dari Kota Nakhon Si Thammarat, Thailand melewati Malaysia, Singapura, akan mengikuti detik-detik Waisak pada pukul 10.41.19 nanti.

Masyarakat Indonesia dan turis mancanegara sangat antusias mengikuti prosesi peringatan puncak Hari Tri Suci Waisak ini. Apalagi, sebagai rangkaian kegiatan perayaan Waisak setiap tahun digelar Festival Waisak Borobudur. 

Baca Juga: 32 Bhikku Thailand Sampai di Borobudur dan Bersiap Rayakan Waisak

Buat kamu yang baru pertama kali mengikuti prosesi peringatan hari raya terbesar bagi umat Buddha ini, atau belum kebagian tiket Festival Lampion Waisak Borobudur 2023, berikut tujuh fakta unik mengenai peringatan puncak Hari Tri Suci Waisak di Candi Borobudur:

• Festival keagamaan di Borobudur pada dasarnya diperingati sebagai hari kelahiran, kematian dan momen ketika Siddhartha Gautama memperoleh kebijaksanaan tertinggi untuk menjadi Buddha Shakyamuni.

Ketiga peristiwa ini disebut Tri Suci Waisak. Festival dipusatkan di tiga candi Buddha dengan berjalan kaki dari Candi Mendut, Candi Pawon dan berakhir di Candi Borobudur.

• Para bhikkhu (biksu) dengan jubahnya yang berwarna kunyit berjalan sejauh 8 kilometer dari Mendut ke Borobudur sambil membawa lilin dan bunga jeruk sebagai persembahan.

Prosesi dimulai begitu cahaya bulan menyinari bagian luar kuil. Para biksu menyalakan lilin dan mulai melantunkan mantra suci. Mereka juga berdoa dan bermeditasi pada saat yang sama.

• Mengapa puncak peringatan Hari Raya Waisak dilakukan di Candi Borobudur? Kompleks Candi Borobudur merupakan salah satu monumen Buddha terbesar di dunia, yang dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 Masehi pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra.

Monumen ini terletak di Lembah Kedu, di bagian selatan Jawa Tengah, di tengah pulau Jawa, Indonesia.

Baca Juga: Ingin Datang ke Festival Lampion Waisak 2023 di Candi Borobudur? Ini Tipsnya agar Berjalan Lancar

• Peringatan Puncak Hari Tri Suci Waisak 2567 BE yang jatuh pada Minggu, 4 Juni 2023, dimulai dengan ritual puja dan doa pengambilan Api Dharma dari Mrapen, Purwodadi dan Air Berkah di Umbul Jumprit, Temanggung, Jawa Tengah.

• Api Dharma dan Air Berkah yang diambil oleh para Bhikkhu Sangha dan rohaniwan, Majelis-Majelis Agama Buddha, lalu disakralkan dengan beberapa ritual dan disemayamkan di altar Candi Mendut. Api Dharma dan Air Berkah kemudian dibawa melalui suatu prosesi ke Candi Borobudur pada Minggu, 4 Juni 2023.

• Apa makna api dan air pada peringatan Hari Raya Waisak? Air dan api adalah dua unsur alam yang sangat dekat dengan kehidupan manusia, bahkan menunjang kehidupan manusia.

Halaman:

Tags

Terkini