Baca Juga: “Barbie” Rilis 19 Juli 2023 di Indonesia, Ini Semua Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Film Ini
Rencana yang tidak salah, tetapi mungkin persiapkan waktu yang lebih untuk melakukannya.
Christopher Nolan tidak dikenal dengan film yang cepat dan begitu juga Oppenheimer. Film ini memiliki waktu tayang tepat tiga jam.
Hal ini cukup wajar karena film bercerita tentang kehidupan fisikawan teoretis J Robert Oppenheimer, yang mempelopori pengembangan bom nuklir pertama.
Sementara Barbie lebih nyaman untuk ditonton karena panjangnya normal, yaitu 1 jam 54 menit.
Dibintangi Margot Robbie sebagai boneka utama Barbie, film ini mengisahkan bagaimana sang boneka melakukan pencarian ke dunia nyata untuk memahami tujuan sebenarnya.
Meskipun kebanyakan orang berasumsi bahwa Barbie ditujukan untuk anak-anak, tetapi nyatanya film ini memiliki peringkat PG-13.
Peringkat tersebut diberikan oleh Motion Pictures Association (MPA) karena mengandung beberapa materi yang mungkin tidak pantas untuk anak di bawah 13 tahun.
Sama-sama disebut film terbaik
Apa pun film yang kamu pilih untuk ditonton —jika tidak ingin menonton keduanya, ketahuilah bahwa kamu mungkin sudah menonton salah satu film terbaik tahun ini.
Baca Juga: 7 Drama Han So Hee, Aktris Korea yang Jadi Model MV Jungkook BTS
Skor Oppenheimer yang diperoleh di Rotten Tomatoes menjadikannya sebagai film dengan rating terbaik Nolan hingga saat ini.
Film terbaik kedua adalah The Dark Knight (2008), yang juga mencapai 94 persen. Sementara skor terendah adalah Tenet (2020) yaitu 69 persen.
Sementara Barbie juga disebut sebagai karya terbaik Greta. Bahkan, banyak penonton dan kritikus yang tidak heran jika nantinya film, sutradara, atau salah satu pemeran utamanya mendapatkan nominasi di ajang film bergengsi.
Jadi, film mana yang akan kamu pilih, Oppenheimer atau “Barbie”? (Elga Windasari)