PejuangKantoran.com - Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan, Gen Z terdiri atas 12,8% tenaga kerja, yang pasti akan meningkat seiring waktu. Untuk itu, pemberi kerja diharapkan tidak lalai untuk meningkatkan pelatihan soft skill untuk mereka.
Bukan apa-apa, Gen Z memang sudah menunjukkan bahwa orisinalitas, empati, inklusivitas, dan fleksibilitas, sangat penting di tempat kerja.
Namun, mereka kurang memiliki soft skill penting lainnya, yang membuat mereka tidak siap untuk berbagai pekerjaan. Setidaknya, ada lima soft skill yang perlu dikuasai Gen Z agar lebih siap bertarung di dunia kerja.
Baca Juga: Bolos Kerja 20 Tahun, Profesor Italia Dipecat dari Pekerjaannya
Apa penyebab kurangnya soft skill pada karyawan Gen Z?
Konsultan dan pakar komunikasi Bethanny Wallace berpendapat, ketika Gen Z menghabiskan lebih banyak waktu online daripada berinteraksi dengan orang lain secara langsung, soft skill mereka perlahan berhenti berkembang.
Dan sebenarnya bukan hanya Gen Z; siapa pun yang tidak mempraktikkan soft skill akan kehilangan keterampilan tersebut. Soft skill adalah kombinasi dari bakat dan kemampuan, yang perlu dilatih terus untuk mempertahankan tingkat kinerjanya.
Soft skill lainnya juga menurun ketika kita terlalu mengandalkan elektronik, komunikasi digital, media sosial, dan sumber daya online sebagai pengganti interaksi tatap muka dan langsung.
Orang yang menghabiskan banyak waktu online merasa sulit untuk meminta bantuan orang lain. Meneliti online malah menjadi norma, dan terkadang sering merasa frustrasi ketika mereka tidak dapat menemukan solusi.
Selain itu, Gen Z cenderung berkolaborasi hanya jika diminta. Mereka yang tidak menghabiskan cukup waktu untuk berinteraksi dengan orang lain sering merasa cemas ketika berada di keramaian.
Tanpa praktik komunikasi yang teratur, kita kehilangan kemampuan untuk memperkenalkan diri dengan jelas dan percaya diri, berpartisipasi dalam pertemuan profesional, juga berkontribusi dalam dialog dengan tenang dan rasional.
Baca Juga: Gagal 'Tes' Lari 5 KM dalam 30 Menit di Suhu 40 Derajat, Karyawan Probation China Dipecat
Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan, ada lima soft skill yang perlu dikuasai Gen Z:
1. Komunikasi
Kuliah dan bekerja jarak jauh mempersulit Gen Z untuk mengembangkan keterampilan komunikasi yang tepat. Namun, itu bukan karena mereka tidak mau.
Artikel Terkait
3 Puasa yang Sunnah Dilakukan saat Muharram, Dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW
Belum Punya Pacar, Jourdy Pranata Sulit Menyelami Karakter Joshua di Dear Jo
Kesaksian Paman David Bahwa Ada Orang Suruhan Mendatangi Keluarga David Dibantah Mario Dandy
Mario Dandy Sebar Foto dan Video Penganiayaan David, Ayah David: “Siap-Siap UU ITE Habis Ini”
Suara Serak Cakra Khan Memukau Para Juri America’S Got Talent, 4 "Yes" pun Disabet!
Garuda Indonesia Kembali Sabet Predikat The World’s Best Airline Cabin Crew untuk Kali Ke-6