Dua pemain lain yang menjadi penyumbang unsur komedi kembali diikutsertakan, yaitu Opie Kumis sebagai Satpam Rojali, dan Ence Bagus sebagai tukang bakso.
3. Luna Maya takut ular, syuting molor dua hari
Luna Maya sangat terkejut ketika mengetahui ia harus berakting dengan 500 ular. Pasalnya, saat membaca naskah awal ia mengira akan berakting menghadapi 1000 kecoa.
“Saya baca skripnya, kecoa lho! Original script-nya itu kecoa, gaes! Seribu biji. Saya tantang! Ayo, mana kecoanya! Saya mencoba meyakinkan Pak Sunil dan Pak Guntur untuk tetap menggunakan kecoa.
“Tetapi, kecoa dianggap tidak mengancam jiwa sehingga diganti dengan ular. Jadi, yang harusnya scene pendek, jadi dua hari deh syutingnya!” keluhnya.
4. Achmad Megantara pemain termuda di film
Film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon mengajak banyak pemain senior untuk bergabung. Selain Clift Sangra, ada juga Tyo Pakusadewo, Adi Bing Slamet dan Sally Marcellina, yang kembali berakting setelah vakum sekitar 20 tahun lalu.
Saat Sally Marcellina menjelaskan bahwa ia berhenti berakting saat krisis moneter melanda tahun 1998, Achmad Megantara sempat menyeletuk bahwa saat itu ia baru berumur 2 tahun.
Namun, aktor yang juga berakting di film KKN di Desa Penari itu mengaku sangat beruntung bisa bekerja dengan aktor dan aktris senior.
Baca Juga: Ini Senjata Wajib Febby Rastanty 'Blink' Biar Kuat Lari 10 KM Sampai Finish
“Saya sebagai anak bawang di sini merasa, ehm… enak tahu syuting bersama kakak-kakak senior. Karena semuanya sangat mengayomi, membantu saya untuk masuk ke dalam karakter Surya, meng-upgrade diri saya sendiri.
“Bayangkan, saya bermain dengan Princess of Horor (Luna Maya, di mana Suzzanna sendiri kerap dijuluki sebagai Ratu Film Horor).
"Jujur, bermain sebagai Surya itu bukan hal yang mudah, dan ada tantangannya tersendiri,” tukasnya. (Syanne Susita)