PejuangKantoran.com - Besok sudah Senin nih. Berbahagialah kamu yang masih bisa work from cafe alias WFC. Nah kalau kamu bisa WFC besok, mungkin bisa datang ke Starbucks di kawasan Thamrin yang dulu dikenal sebagai tempat Citayam Fashion Week.
Ada apa emangnya di Starbucks di sana? Di sana, Anda bisa menemukan kafe 'edisi spesial' yang terduga, bakal makin seru buat WFC.
Di Starbucks Thamrin ini mereka membuka Starbucks Community Store Tata Puri. Di sini ada Starbucks spesial karena akan dilayani oleh barista tuli dan barista dengan gangguan pendengaran lokal berapron hijau.
"Gerai spesial ini menunjukkan komitmen kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan beragam, serta memperluas akses ke semua komunitas," kata Anthony McEvoy, Pemimpin PT Sari Coffee Indonesia,perusahaan pemegang lisensi Starbucks Indonesia.
Signing store atau gerai dengan bahasa isyarat pertama ini berada di Jl. Tanjung Karang No.3 Kebon Melati di Jakarta Pusat.
Starbucks Community Store Tata Puri menyediakan tempat ketiga di mana komunitas Tuli dan gangguan pendengaran dapat berkumpul, bersosialisasi, dan menjalin hubungan antar sesama.
Barista Tuli akan mengenakan apron hijau dengan logo Starbucks yang dibordir dalam Bahasa Isyarat, semua partner (karyawan) yang dapat berbahasa isyarat akan memakai pin “I Sign”.
Pelanggan yang baru tahu atau tidak terbiasa dengan Bahasa Isyarat bisa menggunakan sistem khusus untuk memesan minuman dan makanan menggunakan tablet tulis (writing tablet).
Gerai ini juga memiliki area komunitas untuk mendukung program Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tuli Indonesia) dan Pusbisindo (Pusat Bahasa Isyarat Indonesia) – dua organisasi yang telah berpartner dengan Starbucks Indonesia untuk meningkatkan sosialisasi penggunaan bahasa isyarat bagi teman-teman Tuli ke lingkup komunitas yang lebih luas.
Baca Juga: Cara Mencari Film Netflix Lebih Cepat dengan Kode Genre
Untuk mendorong budaya hubungan antar sesama manusia melalui perayaan budaya Tuli dan Bahasa Isyarat, gerai ini juga akan menyelenggarakan kelas Bahasa Isyarat dan coffee workshop dalam Bahasa Isyarat.
“Kami senang melihat antusiasme dari komunitas Tuli saat kami membuka pendaftaran. Lebih dari 150 orang mendaftar dari seluruh penjuru negeri. Barista yang terpilih sendiri berasal kelompok yang beragam, termasuk mantan atlet renang dan model,” kata Anastasia Dwiyani, Senior General Manager Human Capital PT Sari Coffee Indonesia.
“Seperti semua partner Starbucks, kami sangat antusias untuk membantu memupuk bakat dan memajukan peluang karier mereka.”