Selain konsep yang unik dan inklusif, gerai kopi yang kerap jadi tempat WFC pejuang kantoran ini juga punya lukisan mural yang spesial. Lukisan mural setinggi 4m karya seniman Tuli, Indira Natalia, yang terbentang lebih sepanjang 11m hingga ke luar gerai, menggambarkan pengalaman Starbucks yang hangat dan ramah. Karya seni yang menonjol ini bahkan dapat langsung terlihat oleh orang yang lewat di jalan.
Baca Juga: Lupakan Dulu Pekerjaan, Ini Cara Gas Pol Nonton Konser Musisi Kesayangan Kamu
“Sebagai seniman Tuli, saya sangat bangga dapat berbagi karya seni saya dengan pelanggan dan partner di Signing Store pertama di Indonesia. Saat bertukar pikiran, saya menyadari bahwa Starbucks selalu berusaha untuk menciptakan lingkungan di mana setiap orang merasa diterima dan
dimiliki – dan inspirasi untuk pekerjaan saya datang dari situ, dengan menampilkan banyak persona dan komunitas berbeda yang dipersatukan oleh Bahasa Isyarat dan Starbucks,” kata Indira.
“Seni dapat mendobrak batasan dan menyatukan banyak pihak, seperti koneksi yang dibagikan orang saat mereka menikmati kopi. Ada banyak cara untuk berkomunikasi dan menghubungkan orang-orang dari berbagai latar belakang, dan di Starbucks, kopi mewujudkannya.”
Artikel Terkait
Weekend Seru: Heads in the Clouds Music & Arts Festival di PIK 2, Sabtu-Minggu, 3-4 Desember Ini!
Daftar 10 Kota Paling Mengecewakan di Dunia Buat Wisatawan: 2 Kota di Indonesia Masuk Daftar
Daftar 10 Kota Paling Mengejutkan dan Populer di Dunia: Ada Negara Tetangga
Dulu Disebut Hukum Tarik-Menarik, Yuk Kita Pahami Konsep Manifestasi!
Lowongan Digital Commerce Consultant di Accenture, Penyedia Jasa IT dan Konsultasi
Udah Booking Cuti? Ini Daftar Destinasi Liburan Akhir Tahun Paling Populer 2022