PejuangKantoran.com - Natal seharusnya menjadi momen untuk berkumpul bersama orang-orang kesayangan kita. Asyiknya ketika membuat Gua Natal dari kantong semen yang diremas-remas, keramaian saat menyiapkan hidangan Natal ala masakan ibu, atau pertengkaran saat membuka kado di bawah pohon Natal, tentu menjadi hal yang paling dirindukan keluarga saat ini.
Pada Natal masa kini, anak-anak lebih suka makan di mall. Setelah itu mereka kembali asyik main game atau nonton Youtube. Suatu saat, mereka akan menjadi dewasa. Kenangan Natal seperti apa yang akan mereka miliki nanti? Adakah hidangan Natal masakan ibu yang akan mereka kangeni?
Buat kamu yang masih ragu untuk merayakan Natal bersama keluarga besar, 10 hidangan Natal ala masakan ibu ini mungkin akan membuat kamu ingin kembali ke “rumah”:
Baca Juga: Rekomendasi Aktivitas Liburan Akhir Tahun Seru: Keren di Indonesia Aja
Macaroni Schotel
Rasanya jarang sekali keluarga yang tidak memasak macaroni schotel sebagai hidangan Natal. Macaroni schotel bisa dibilang kaserol makaroni ala Indonesia yang terbuat dari pasta (makaroni), daging (daging asap, ham, kornet, sosis, atau ayam), lalu diguyur adonan saus yang terbuat dari keju, susu, mentega, telur, dan diberi bumbu seperti bawang bombai, bawang putih, biji pala, lada, garam dan gula. Proses memasaknya bisa dengan dipanggang atau dikukus.
Selat Solo
Selat Solo adalah makanan khas Solo yang dipengaruhi oleh kuliner Eropa. Hidangan ini terdiri atas beef tenderloin rebus yang disajikan dengan saus encer dari campuran bawang putih, cuka, kecap manis, saus Worcestershire, air, dan dibumbui dengan pala dan lada hitam. Oya, nama selat diambil dari kata “slachtje” yang berarti salad. Sedangkan dagingnya disebut steak yang berasal dari kata bahasa Belanda, “biefstuk”.
Klapertaart
Klappertaart adalah penganan asal Manado yang merupakan pengaruh saat zaman pendudukan Belanda di Manado. Dalam Bahasa Belanda, klappertaart artinya "kue kelapa" dan dibuat dari tepung, gula, susu, mentega, daging, dan air kelapa.
Cara mematangkannya bisa dengan cara dipanggang, atau dikukus. Ciri khas klapertart yang klasik adalah adanya campuran daging kelapa muda dan topping seperti almond, kismis, dan bubuk kayu manis.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Natal dan Tahun Baru: Seru, Anti Bosan Meski di Rumah Saja
Ayam Kodok
Ayam kodok yang terinspirasi dari hidangan ayam isi Belanda gevulde kip ini adalah hidangan istimewa karena pembuatannya yang rumit. Ayam utuh diambil isinya sehingga menyisakan kulitnya saja.
Kemudian, kulit itu diisi dengan adonan daging sapi dan daging ayam giling yang sudah dibumbui. Setelah itu, kulit dijahit agar kembali menyatu. Permukaan ayam lalu diolesi berbagai bumbu, lalu dipanggang dalam oven. Setelah matang disajikan dengan wortel, buncis, kentang, selada, dan saus cocolan.
Sop Brenebon
Brenebon atau dikenal juga dengan nama sup kacang merah merupakan hidangan khas Manado yang berasal dari Bahasa Belanda, yaitu bruinebonensoep. Bruine artinya brown (coklat) dan bonen artinya kacang, yang berarti kacang coklat/merah.
Kuahnya dibuat dari kaldu tulang babi, menghasilkan kuah coklat kemerahan yang kental. Brenebon biasanya juga ditambah dengan irisan wortel dan seledri.
Baca Juga: Daftar Lengkap Link Twibbon Natal Lucu, Buat Natal Kamu Makin Berwarna
Sop Merah
Sop merah merupakan makanan asli Surabaya yang sering disajikan di acara pernikahan, Tahun Baru Imlek, atau perayaan Natal. Bumbu sop merah ini hampir sama dengan sop biasanya. Isinya wortel, sosis (terkadang ditambah ham), ayam, kacang polong, dan buncis. Yang istimewa, sop merah menggunakan tomat yang dilumat sehingga warna kuahnya jadi merah kental.