senggang

Baim Wong Ngeri Investasi Film Karena Selera Penonton di Bioskop Masih Itu-Itu Saja

Minggu, 19 Februari 2023 | 18:49 WIB
Bagi Baim Wong, merintis karir sebagai produser film awalnya niatnya hanya coba-coba saja. (Instagram @baimwong)

PejuangKantoran.com - Bagi Baim Wong, merintis karier sebagai produser film awalnya niatnya hanya coba-coba saja. Tapi, sebagai selebriti yang juga wiraswasta, satu hal yang ia ketahui adalah jika ia akan mengeluarkan sejumlah dana besar sebagai investasi untuk memproduksi film, tetap harus ada pengembalian investasi (ROI) kepadanya. Apalagi, di awal ia mengaku belum punya perusahaan resmi untuk mengurus dan mengelola niat itu menjadi sebuah bisnis serius.

“Awalnya saya mau coba-coba. Cuma waktu itu, saya belum ada label (perusahaan). Jadi, saya mau coba buat tapi harus film yang bagus,” terang Baim.

Lalu, melalui perusahaannya Tiger Wong Entertainment, yang sebelumnya sempat memantik kontroversial akibat rencana pengakusisian merek Citayam Fashion Week, Baim bisa mewujudkan niat coba-cobanya itu.

Baca Juga: Dua WNI Hilang Kontak Pasca Gempa Turki, Ditemukan Meninggal di Diyarbakir

“Kenapa buat film sekarang karena timing tepat. Banyak OTT sekarang. Kalau dulu gak berani karena gambling-nya terlalu banyak. Akan panjang atau nggak. Sedangkan untuk buat film, budget-nya lumayan yah!” terang Baim saat melakukan doorstop interview preview filmnya Berbalas Kejam (15/02).

Di bawah label Tiger Wong Entertainment, Baim Wong mengaku butuh waktu 8 bulan untuk akhirnya menemukan naskah skenario yang ia suka sekaligus partner bekerja yang tepat.

Bersama dengan Karuna Pictures yang merupakan rumah produksi milik Teddy Soeriaatmadja, yang juga bertindak sebagai penulis naskah dan sutradara, film Berbalas Kejam pun menjadi proyek pertama Baim Wong sebagai produser.

Berbalas Kejam sendiri memiliki cerita yang cukup gelap dan itu secara penuh disadari aktor yang juga dikenal sebagai youtuber ini. Bercerita tentang Adam (Reza Rahadian), arsitek yang dua tahun terakhir hidup dengan trauma karena menyaksikan keluarga kecilnya dibunuh secara keji. Secara tidak sengaja, di saat ia pulang dari sesi konsultasi dengan psikolog Amanda (Laura Basuki), ia mendapati salah seorang pembunuh keluarganya. Dari momen itulah, Adam memulai misi balas dendamnya dimana tidak diketahui jika misi balas dendamnya tersebut akan menyeretnya pada kehidupan yang lebih kelam atau justru membuatnya bisa melanjutkan kehidupannya kembali.

Baca Juga: Takut Kewalahan, Reza Rahadian Butuh Energi yang Besar untuk Bermain di Film Berbalas Kejam

“Terlalu berani untuk di bioskop, ketika kita berbicara thriller. Agak mengerikan sebenarnya karena Thriller itu agak sulit jika bicara soal penonton. Saya dan tim kan maunya banyak yang menonton film ini. Tapi segmen yang disukai orang itu (penonton bioskop) kadang-kadang horor lagi, drama lagi, komedi lagi,” curhat Baim mengenai masa depan filmnya.

Itu sebabnya ketika film kelar produksi, Baim langsung berdiskusi dengan partner bisnisnya tentang distribusi film ini agar, ya sebagai pengusaha, investasinya bisa kembali.

“Nilai titik amannya, ya ott-ott itu. Jadi, uangnya istilahnya ada kembalinya lah! Agak dilema, pertamanya. Saya lalu ngobrol dengan mas Teddy. Bagaimana, mau atau nggak? Semua positif ada di Prime. Kalau saya, bukan satu hal yang jelek untuk produksi film dan tidak dirilis di bioskop. Malah jadi kebanggaan tayang di Prime. Itu tidak ada bedanya. Toh, tujuan pertama adalah membuat film bagus. Makanya saya senang mendengar komentar jika film ini bagus, kualitas untuk bioskop. Itu jadi suatu penghargaan buat saya karena aim-nya memang ke sana!”

(Syanne Susita)

Tags

Terkini