sosok

Begini Cara Prilly Latuconsina Meneteskan Air Mata di Mata Sebelah Kiri Saja di Film Budi Pekerti

Senin, 6 November 2023 | 11:00 WIB
Seperti apa teknik yang dipakai Prilly Latuconsina saat diminta meneteskan air mata hanya di mata kiri oleh sutradara Budi Pekerti, Wregas Bhanuteja? (Instagram @prillylatuconsina96)

PejuangKantoran.com - Prilly Latuconsina dikenal sebagai aktris yang sangat ekspresif dalam berakting. Begitu juga untuk adegan menangis.

Prilly Latuconsina bisa dengan mudah meneteskan air matanya jika sebuah adegan membutuhkan dirinya untuk menangis tersedu-sedu.

Dan, bukan kebetulan jika Prilly Latuconsina sendiri mengaku dirinya memang termasuk yang cengeng setiap kali diminta diminta menangis di depan kamera.

Baca Juga: Apakah Boleh Pelamar Keberatan Langsung Ditelepon oleh HRD? Wajarkah Jika HRD Balik Marah?

Namun, kemampuan akting menangis Prilly malah harus banyak ditahan saat terlibat dalam produksi film Budi Pekerti. Sang sutradara, Wregas Bhanuteja, lebih suka Prilly hanya berakting melalui sorot matanya dalam mengekspresikan emosi.

Untuk adegan menangis di Budi Pekerti, secara spesifik Wregas Bhanuteja meminta Prilly menangis dan meneteskan air mata di mata sebelah kiri saja.

Permintaan itu sebenarnya tidak masuk akal buat Prilly, yang memerankan tokoh Tita dalam film Budi Pekerti.

“Pada waktu itu, rasanya kayak nggak masuk akal request-nya, karena aku tuh susah menahan air mata. Pas take 1 dan 2, air mata sudah jatuh sebelum waktunya.

Baca Juga: Kafe Without Words, Kafe Paling Sepi di Dunia ada di Tokyo

“Karena aku cengeng, gampang menangis. Nah, Tita tidak boleh seperti itu. Tita harus bisa kuat!” kenang Prilly, saat gala premiere film Budi Pekerti di Plaza Senayan XXl, Jakarta, Senin (30/10/2023).

Permintaan menangis dan hanya meneteskan air mata di mata sebelah kiri bagi Prilly, merupakan tugas yang susah dan lumayan berat. Keseringan berlatih menahan air mata sampai-sampai membuat tenggorokannya sakit.

“Menjadi karakter Tita yang justru harus menahan tangis, itu susah buat aku. Kadang mau nangis banget, padahal tidak bisa seperti itu. Jadi, sampai sakit di tenggorokan karena menahan air mata.

“Jadi, capeknya itu pas reading. Selama reading tiga bulan, latihan menahan air mata. Cuma boleh (berkaca-kaca) di mata saja!

Baca Juga: Erick Thohir Tawarkan Indonesia sebagai Kandang Palestina pada Kualifikasi Piala Dunia 2026

"Bahkan, pas dialog, seluruh tubuhku diminta tidak boleh bergerak semua, kecuali mata dan mulut yang ngomong,” sambungnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB