PejuangKantoran.com - Geert Wilders dari partai Kemerdekaan Belanda (PVV) menang pemilu parlemen Belanda. bagaimana profil Geert Wilders?
Profil Geert Wilders sendiri sudah terkenal di kalangan politisi Belanda, bahkan dunia.
Rambut peraknya yang menyolok menjadi profil khas Geert Wilders.
Gara-gara rambut dan juga retorikanya yang berapi-api, Wilders telah lama menjadi salah satu anggota parlemen Belanda paling terkenal di dalam dan luar negeri.
Dijuluki Donald Trump dari Belanda, ia terkenal karena kampanyenya yang keras melawan imigrasi, Uni Eropa, dan khususnya Islam.
Kini dia berada di posisi terdepan untuk menjadi perdana menteri berikutnya di negara kincir angin itu, setelah meraih kemenangan mengejutkan dalam pemilihan umum.
Bagaimana profil Geert Wilders?
Wilders memulai karier politiknya sebagai anggota parlemen pada 1998, pertama untuk VVD yang berhaluan tengah, di mana ia membimbing Mark Rutte muda, sebelum keluar dari partai tersebut dan mendirikan Partai untuk Kebebasan pada 2006.
Hal ini menjadikannya anggota parlemen yang paling lama menjabat di parlemen Belanda.
Sebagai seorang pemimpin politik, Wilders dikenal karena bahasanya yang 'mempengaruhi', menggambarkan Islam sebagai “ideologi totaliter” dan menyebut orang Maroko sebagai “sampah.”
Baca Juga: Ini Jobdesk Engineer dan Analyst, Sama-Sama Bekerja dengan Data tapi Beda Fokus
Wilders mengatakan bahwa kebenciannya terhadap Islam dipicu oleh pembunuhan pembuat film anti-Islam Theo van Gogh pada tahun 2004, serta waktu yang ia habiskan di sebuah kibbutz di Israel.
Program pemilihannya menyerukan pelarangan Al-Quran, masjid dan semua sekolah Islam, serta larangan jilbab di gedung-gedung pemerintah.