PejuangKantoran.com - Ketika ditawari untuk kembali memerankan tokoh Aris untuk musim kedua series Layangan Putus, Reza Rahadian mengaku agak keberatan.
Namun ia mengusulkan agar kisah perjalanan cinta Aris, Kinan dan Lydia diteruskan dalam format layar lebar. Di luar dugaan usul tersebut diterima, dan akhirnya Reza Rahadian bergabung dalam proyek Layangan Putus The Movie.
“Seperti yang dikatakan pak Manoj (Punjabi), berat buat saya untuk melakukan season ke-2 dari Layangan Putus series pada waktu itu," ujar Reza Rahadian, saat konferensi pers Layangan Putus The Movie di Plaza Indonesia XXI, Jakarta, Sabtu (9/12/2023).
"Memang agak berat, awalnya. Kayak ‘Pak, really? Another season?’. Tapi, mungkin akan lain ceritanya kalau ini menjadi sebuah film. Dan ternyata, hal tersebut menjadi kenyataan. I’m very happy to be involved in this project!” tukasnya.
Layangan Putus The Movie ini ia anggap sebagai lanjutan dari series yang tayang tahun 2021 itu.
“Bisa dibilang sebagai closure dari kisah perjalanan cinta Aris, Kinan dan Lydia. Dan, treatment antara film dan series, pasti berbeda,” ujar peraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2023 lewat film Berbalas Kejam ini.
Kembali memerankan Aris, Reza tidak mau memusingkan dengan siapa nanti lawan mainnya. Di series, tokoh Kinan diperankan oleh Putri Marino. Namun di film, Kinan diperankan oleh Raihaanun.
Perbedaan lawan main tidak menjadi masalah bagi Reza dalam menjalin chemistry.
“Soal membangun chemistry, saya beruntung punya lawan main seperti Raihaanun di mana saya nyaris tidak butuh kerja ekstra atau mencari-cari, kira-kira apa ya hal yang perlu dilakukan. Atau diskusi seperti apa supaya chemistry kami bisa terbangun," katanya.
Pertama, Reza dan Raihaanun sudah pernah berakting bareng di film Twivortiare, sehingga Reza merasa punya lawan main yang sudah sangat dikenalnya.
Baca Juga: Stable Earn, Jenis Investasi Rendah Risiko untuk Investor Pemula yang Ingin Uangnya Cepat Balik
Menurutnya, Raihaanun aktris yang hebat sehingga sangat mudah untuk membangun chemistry-nya.
"Hanun sudah tahu persis saat ini Kinan ada di stage mana, sehingga saya betul-betul merasa dia sudah tahu apa yang akan dia lakukan.
"Jadi, saya tinggal ikut dalam irama itu sehingga semua terjadi dengan sangat organik. Tidak ada pekerjaan rumah ekstra untuk membangun chemistry!”