Kekaguman Reza terhadap akting Raihaanun ini kerap diungkapkannya baik saat konferensi pers maupun ketika doorstop interview.
“Kerjasama dengan Raihaanun adalah suatu proyek istimewa. Saya rasa bukan hanya karena kualitas aktingnya, tetapi to have Kinan in a different spectrum is a blessing.
"Kekuatan yang ada di Raihaanun sebagai Kinan dengan peristiwa-peristiwa yang dialaminya, bagaimana sosok wanita begitu kuat bisa menetapkan pilihan dan sikapnya. Pokoknya, di tangan Raihaanun sudah selesai, kelar deh!” puji Reza.
Selain mendapat lawan main yang membuat dirinya merasa nyaman, berakting di Layangan Putus The Movie ini jadi satu pengalaman yang menyenangkan karena ia dipertemukan kembali dengan sutradara Benni Setiawan.
Baca Juga: Duh, Orang yang Habiskan Waktu Lebih dari 1 Jam ke Kantor Lebih Berisiko Depresi
“Setelah sekian tahun, akhirnya saya bisa bekerja sama lagi dengan pak sutradara Benni Setiawan. Pada tahun 2010, saya pertama kali mengenal pak Benni, bekerja sama untuk sebuah film panjang,” seru aktor berdarah Iran dan Maluku ini.
Ia merasa beruntung bergabung dalam satu tim kerja yang punya visi yang sama, menggarap serius produksi sebuah intellectual property yang memiliki penggemar yang luas.
“Karena sudah memainkan peran yang sama sebelumnya, saya tidak menemui kesulitan. Saya dikelilingi tim yang luar biasa. Director yang luar biasa, penulis skenario, dan cerita yang luar biasa.
"Produser, cast, kru yang punya semangat sama, mendukung kami sehingga menjadi amat sangat mudah bekerja di lapangan!” tutupnya. (Syanne Susita)