Di sela pengambilan gambar, Christine sempat menyadari bahwa konsentrasinya sempat menurun karena teralihkan ketika ibunya memberikan minum padanya di jeda pengambilan gambar.
“Yang lucunya di pengambilan gambar dua shot itu, kebetulan ibu saya khusus hadir untuk melihat adegan itu, ingin tahu seperti apa proses eksekusinya.
Baca Juga: Inflasi Jadi Penyebab Separuh Lebih Golongan Kelas Menengah Di Dunia Hidup dari Gaji ke Gaji
“Saya tidak tahu ya, tapi saya berusaha untuk memasuki proses syuting dengan tingkat konsentrasi setinggi mungkin.
“Tetapi efeknya sempat membuat penglihatan saya tidak fokus. Nanar. Limbung. Ketika sudah agak limbung, saya senderan di tembok, ibu saya pikir saya capek atau lemas dan mengambilkan saya air putih.
“Saat itu, saya kan harus bereaksi, dan pada saat saya bereaksi, beberapa second saja saya sudah keluar dari karakter!” terangnya.
Sadar tingkat konsentrasinya menurun, aktris yang pertama kali ditemukan oleh sutradara Teguh Karya ini mencoba fokus agar bisa cepat kembali kepada intensitas emosi karakter.
Baca Juga: Yang Mahir Bahasa Jepang, Ada Lowongan Kerja Footwear Production Manager di FOOLS Inc. Nih!
“Nah, itulah, seorang pemain harus memiliki disiplin tinggi dalam menjaga konsistensi, agar bisa terjaga kesinambungan karakter.
“Begitu sadar fokus saya sudah turun, saya berusaha keras menaikkan tingkat konsentrasi lagi!” pungkasnya. (Syanne Susita)