PejuangKantoran.com - Salah satu nama mengejutkan yang ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Wakil Menteri Pariwisata dalam Kabinet Merah Putih adalah Ni Luh Puspa.
Ini karena dirinya tidak ada dalam daftar tokoh yang dipanggil Prabowo ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Senin (14/10/2024) lalu.
Namun, Ni Luh tiba-tiba saja hadir dalam acara pembekalan calon menteri-wakil menteri di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (17/10/2024).
Baca Juga: Orang Lama di Kabinet Prabowo, Siapa yang Disebut-sebut sebagai Menteri Terkaya?
Siapa sebenarnya sosok Ni Luh Puspa?
Seorang jurnalis TV yang berdedikasi
Bagi para penonton acara berita, khususnya di Kompas TV, pasti sudah tidak asing lagi dengan wajahnya. Ini karena Ni Luh memang sudah bergabung dengan televisi berita tersebut sejak 2018.
Dikenal sebagai jurnalis berdedikasi, pemilik nama asli Ni Luh Enik Ermawati ini bahkan memiliki program NI LUH yang kerap membahas isu politik, sosial, hukum, dan budaya.
Ni Luh mengawali karir di dunia jurnalistik sejak 2010 saat magang di sebuah radio lokal di Makassar, Sulawesi Selatan. Sejak saat itulah ia jatuh cinta dengan dunia ini dan mulai mendalami dunia jurnalistik.
Ia lalu bergabung dengan Sun TV Makassar dan menjadi presenter pada 2012. Saat itu, Ni Luh juga melanjutkan pendidikannya di STIE Nobel Indonesia Makassar dan lulus pada 2016.
Baca Juga: Profil Widiyanti Putri Wardhana, Pengusaha Wanita Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran
Sebelum magang di radio lokal di Makassar, perempuan kelahiran Singaraja, Bali, 38 tahun lalu ini pernah menjajal berbagai jenis pekerjaan, mulai dari karyawan di pabrik garmen, sales sepatu, dan staf hotel.
Tiba-tiba dipanggil Prabowo
Dilansir dari CNN Indonesia, proses penunjukan perempuan yang dikenal dengan kemampuan public speaking-nya yang hebat ini sebagai wamen sangat tidak terduga.
Ia mengaku pemberitahuan bahwa dirinya ditawari posisi wakil menteri dalam kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran sangat mendadak. Bahkan, ia baru dihubungi ajudan Prabowo, Mayor Teddy, sehari menjelang acara pembekalan.