Baca Juga: Omakase Coffee Shop, Cara Baru Menikmati Kopi di Kedai Kopi, Harus Nurut Kemauan Barista!
Sempat menjadi seorang pengajar
Saat beranjak dewasa, Caroline tak langsung terjun ke dunia bisnis.
Ia justru lebih tertarik dengan bidang pendidikan sehingga memilih untuk mempelajari program pendidikan awal di Wheaton College di Illinois pada 2001 dan lulus dengan gelar Bachelor of Art bidang Pendidikan Dasar dan Pengajaran di 2004.
Setelah lulus, ia kemudian menjadi guru di Lincoln Elementary School District 200 di Wheaton, Illinois. Setelah dua tahun mengajar, Caroline memutuskan pindah ke Indonesia untuk menjadi dosen di Universitas Pelita Harapan (UPH) yang didirikan sang ayah.
Selama enam tahun, kelahiran 11 Desember 1983 ini menjadi dosen di universitas tersebut. Di sana ia mempersiapkan para mahasiswanya untuk menjadi calon guru yang mengajar di pedesaan.
Direktur Eksekutif Siloam Hospitals
Barulah pada 2012, ia terjun ke bisnis keluarga melalui divisi kesehatan Lippo Group. Saat itu, Caroline diangkat sebagai Direktur Eksekutif di Rumah Sakit Siloam.
Meski awalnya ia hanya ingin bekerja di sana selama satu tahun, tetapi berkat pekerjaannya yang dianggap memuaskan, Caroline malah diangkat menjadi Managing Director of Operations, Productivity & Effectiveness Siloam Hospitals Group pada Mei 2016.
Lalu, berdasarkan keputusan Rapat Pemegang Saham tahun 2016, 2017 dan 2020, perempuan yang identik dengan rambut pendek ini dipercaya untuk menjadi Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group.
Saat ini, ia membawahi 41 Rumah Sakit Siloam Hospitals di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Tukar Tambah Elektronik: Solusi Praktis untuk Perangkat Rumah Tangga Lama yang hemat
Berani Ambil Keputusan Berat
Saat pandemi Covid-19 melanda, Caroline sempat menghadapi situasi menantang dan mendesak mengenai keberlangsungan rumah sakitnya.
Saat itu, arus kas divisi kesehatan tidak sehat, bahkan hanya cukup untuk kurang dari satu bulan.