PejuangKantoran.com - Tahun 2025 menjadi penanda kiprah Reza Rahadian di dunia film dan kreatif selama dua dekade. Sebagai perayaan dari perjalanan karirnya yang panjang, meluncurkan Program Refleksi Dua Dasarasa Reza Rahadian.
Program ini akan menjadi ruang kontemplasi atas perjalanan dan pencapaian kreatif aktor kelahiran Bogor 5 Maret 1987 itu. Selain itu juga sebagai ruang kolaborasi bersama para kreator seni lintas bidang, serta ruang untuk menginspirasi dan memaknai karya kolaborasi.
Saat mengumumkan program tersebut bersama direktur program, Inet Leimena, dalam konferensi pers di Bentara Budaya Jakarta (28/4/2025), Reza mengatakan akan ada serangkaian kegiatan program selama delapan bulan ke depan.
Baca Juga: Konklaf, Pemilihan Paus Baru Akan Dimulai pada 7 Mei 2025
Kegiatan pertama dibuka dengan peluncuran buku Mereka Yang Pertama. Kemudian dilanjutkan dengan pameran instalasi seni berjudul Eudaimonia di ArtJog 2025. Lalu, peluncuran film Pangku yang merupakan debut Reza sebagai sutradara film panjang.
Disusul dengan program kolaborasi dengan Jakarta Film Week 2025 dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2025. Terakhir, program ditutup dengan pementasan monolog berjudul Dua Dasarasa yang naskahnya ditulis oleh Agus Noer yang akan diadakan Desember 2025.
“Ini adalah momentum yang ingin saya bagikan sebagai satu bentuk refleksi perenungan selama perjalanan karier yang menurut saya cukup panjang. Banyak cerita di dalamnya yang saya coba bagikan,” ujar Reza.
Ada makna yang sangat dalam baginya selama perjalanan kariernya selama 20 tahun ini. Selain proses perenungan, ia melihatnya sebagai proses pendewasaan diri, proses belajar dari berbagai macam kesalahan yang pernah ia buat.
Selain itu juga sebagai momen bercermin dan berkontemplasi, untuk melihat mana yang harus diperbaiki atau dikembangkan bersama insan film atau dunia seni lainnya.
“Saya percaya bahwa perjalanan 20 tahun itu melibatkan mereka. Kenapa saya menyebutkan mereka, karena saya rasa tidak ada satu perjalanan tanpa ada yang memberi kesempatan, membukakan pintu.
Baca Juga: ‘Avengers: Doomsday’ Umumkan Daftar Pemain Lengkap, Hadirkan Kembali Bintang-Bintang ‘X-Men'
"Saya ingat sekali awal bisa di film karena ada yang memberi kesempatan dan kepercayaan," ujar aktor peraih 5 Piala Citra ini.
Jadi, program refleksi ini menjadi momentum yang sangat reflektif buatnya untuk kembali mengingat dan kemudian "bertransformasi" dalam lembaran baru, serta berproses dalam bentuk karya yang lain.
"Biasanya saya banyak bermain sebagai aktor tapi tahun ini akan ada film (Reza sebagai sutradara) yang akan rilis!” tuturnya.
Mengingat program ini akan menjadi program refleksinya, Reza Rahadian enggan menyebutnya sebagai perayaan perjalanan kariernya.