PejuangKantoran.com - Berita duka cita datang dari dunia hukum. Salah satu pendiri Hukumonline dan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Ibrahim Sjarief Assegaf meninggal dunia. Ia juga suami Najwa Shihab, founder Narasi TV.
Pria yang juga menjadi Komisaris Utama Narasi ini meninggal pada 20 Mei 2025 pukul 14.29 WIB di RS PON Jakarta Timur, setelah mengalami stroke yang disertai pendarahan di otak.
Berpulangnya Ibrahim atau yang akrab disapa Baim ini merupakan kehilangan besar bagi dunia hukum Indonesia. Ini karena pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, pada 1977 ini, memiliki sumbangsih yang luar biasa bagi dunia hukum di Indonesia.
Baca Juga: Soal Pembatasan Diskon Ongkir E-Commerce yang Diatur Komdigi, Pos Indonesia Bilang Begini
Dianggap adik oleh pendiri Hukumonline
Dengan pengalaman hukum yang dimilikinya, lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) dan pemilik gelar Master of Law (L.LM) dari University of Melbourne, Australia, ini mendirikan perusahaan media PT Justika Siar Publika bersama beberapa koleganya.
Perusahaan tersebut saat ini lebih dikenal dengan nama Hukumonline.
Sebagai salah satu pendiri Hukumonline, Baim berjasa besar dalam meletakkan dasar-dasar pemanfaatan peraturan perundangan, dokumen, dan informasi hukum secara modern dengan basis teknologi internet.
Pendiri Hukumonline, Arief Tarunakarya Surowidjojo, mengatakan bahwa kecerdasan dan ketajaman Baim sebagai seorang corporate lawyer, dosen hukum, dan aktivis, membuat Hukumonline mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Arief menyebut koleganya tersebut sebagai sosok pemikir yang dalam dan strategis. Apalagi ia memiliki kemampuan komunikasi yang tepat untuk menangani masalah hukum yang dihadapinya.
Baca Juga: Tiga Alasan Rizky Billar dan Lesti Kejora Mau Tampil Sebagai Cameo di Film 'Cocote Tonggo'
Bagi Arief, Ibrahim Sjarief Assegaf bukan sekadar sesama pendiri Hukumonline, tetapi juga memiliki ikatan selayaknya adik yang sangat disayangi dan dibanggakannya.
Mendirikan PSHK bersama Bivitri Susantia
Selain Hukumonline, menantu Quraish Shihab ini juga merupakan pendiri PSHK (Pusat Studi Hukum dan Kebijakan) bersama 13 pakar hukum lain, termasuk salah satunya Bivitri Susanti. Perempuan tersebut dikenal sebagai akademisi dan pakar hukum tata negara.
Didirikan pada 1998, PSHK merupakan lembaga penelitian dan advokasi reformasi hukum yang berfokus pada legislasi dan keadilan. Baim mendirikan lembaga ini setahun setelah dirinya lulus dari FHUI.