sosok

Sinéad O'Connor Meninggal Dunia di Usia 56, Akhiri Perjuangan Panjang dengan Kesehatan Mental

Kamis, 27 Juli 2023 | 11:04 WIB
Sinéad O'Connor, penyanyi Irlandia yang melambung lewat lagu Nothing Compares 2 U, meninggal dunia dalam usia 56 tahun. (Yahoo Entertainment/Michael Putland)

 

Baca Juga: Jane Birkin Meninggal Dunia pada Usia 76 Tahun: Prancis Kehilangan Ikon Abadinya

Lagu itu menjadi nomor satu di 22 negara yang berbeda, dan videonya yang diarahkan oleh John Maybury, yang sebagian besar menampilkan closeup wajah cantik Sinéad yang berurai air mata, mampu bertengger di tangga lagu MTV selama berbulan-bulan.

Video klip yang ikonik itu sendiri belakangan memenangkan Video of the Year, Best Female Video, dan Best Post-Modern Video di MTV Video Music Awards 1990.

Berbagai kontroversi

Namun, Sinéad jelas sekali merasa tidak nyaman dengan kepopulerannya yang tiba-tiba. Ketika dinominasikan untuk Record of the Year, Best Female Pop Vocal Performance, Best Short-Form Music Video, dan Best Alternative Music Performance (yang dia menangkan) di Grammy Awards 1991, dia memboikot acara tersebut.

Dia mengatakan bahwa pihak Grammy mengakui sebagian besar sisi komersial seni. Grammy kebanyakan menghargai keuntungan materi, karena itulah alasan utama keberadaan mereka.

“Dan mereka telah menciptakan rasa hormat yang besar di kalangan seniman untuk keuntungan materi -dengan menghormati kami dan mengagungkan kami ketika kami mencapainya, tetapi mengabaikan sebagian besar dari kami yang tidak melakukannya,” tulisnya.

Sejak saat itu, berbagai peristiwa kontroversial terjadi akibat protesnya terhadap berbagai situasi. Dua tahun setelah lagu hits-nya diluncurkan, pada 13 Oktober 1992 Sinéad menjadi berita utama usai penampilannya di Saturday Night Live.

Setelah melantunkan lagu War versi cappella milik Bob Marley, dia merobek foto Paus Yohanes Paulus II sambil meminta penonton, "melawan musuh yang sebenarnya."

Kabarnya, Sinéad memprotes kegagalan Paus menangani skandal pelecehan seksual pada anak-anak di Gereja Katolik, sikap yang membuat kalangan seniman terbelah antara membela atau memprotesnya.

Baca Juga: Penulis Prancis Kelahiran Ceko Milan Kundera Meninggal Dunia di Usia 94

Pindah ke Islam

Kelak, Sinéad memprotes apa saja yang tidak disukainya. Ia mengaku diminta datang ke rumah Prince, tetapi di sana diminta untuk tidak mengucapkan kata-kata kasar saat wawancara. Pertemuan yang berakhir dengan pemukulan antara keduanya.

Sinéad juga memprotes Miley Cyrus dalam video musik Wrecking Ball. Meskipun pesan lagu itu sangat baik, tapi ia tidak setuju dengan seksualitas yang ditampilkan Miley di situ.

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB