PejuangKantoran.com - Film horor Waktu Maghrib mengangkat mitos tentang dampak buruk jika anak-anak masih berkeliaran di luar rumah atau tidur saat maghrib.
Larangan untuk tidur atau keluar rumah waktu maghrib ternyata juga diterapkan orangtua Taskya Namya ketika ia masih kecil. Ia selalu diwanti-wanti untuk tidak keluar rumah, tidak menyapu, atau tidak tidur di waktu maghrib.
Sebagai anak kecil, Taskya memang sering tidur sore-sore, tetapi ibunya pasti akan membangunkan dia menjelang waktu maghrib.
Namun, pernah suatu hari sang ibu lupa membangunkan dia sehingga kebablasan tidur sampai maghrib.
Baca Juga: Taskya Namya Tetap Happy Kerja di Lokasi Syuting Penuh Mistis dan Horor
“Pas bangun aku ngerasanya itu udah pagi-pagi, mau masuk sekolah. Aku keluar dengan membawa handuk sambil protes kenapa tidak ada yang membangunkan aku," ujar pemeran Ningsih ini.
Saat itu keluarga Taskya di rumah hanya menatapnya. Ketika ia mengecek jam ternyata saat itu pukukl 18.30. Taskya mengaku dirinya mendadak linglung, seolah pikirannya kacau.
Hingga dewasa seperti sekarang, aktris kelahiran 11 Januari 1994 ini mengaku masih mempercayai mitos-mitos semacam itu. Makanya setiap kali menjelang adzan maghrib, pada saat di lokasi syuting, ia memilih untuk berhenti bekerja.
“Jujur, aku percaya sih! Aku merasa itu ada sebab dan akibatnya saja. Setiap kali aku berkegiatan, maghrib berkumandang, aku maunya berhenti dulu," tegas aktris yang juga bermain di film Pamali itu.
Baca Juga: Demi Peran Karta di Waktu Maghrib, Andri Mashadi Rela Makan Sekali Sehari Saja Selama 10 Hari
Jika kejadiannya di lokasi syuting, umumnya kru akan memintanya untuk nge-set lokasi dulu. Namun Taskya menolak karena merasa tidak mampu melakukannya. Baginya, berhenti melakukan kegiatan saat maghrib juga merupakan bagian untuk menghormati.
Prinsip saling menghormati itu dipegangnya karena ia percaya bahwa dunia bukan hanya milik yang bisa dilihat secara kasat mata. Jadi, jika tidak mau diganggu, penting baginya untuk menghormati mahluk dunia lain yang hidup berdampingan dengan manusia.
Selain itu, ada alasan lain mengapa dirinya sangat berhati-hati dalam menghadapi hal mistis. Ternyata, sejak SMA ternyata disadari bahwa Taskya Namya punya indera keenam (sixth sense).
Misalnya ketika Heru Prasetyo, pemeran Jin Ummu di Waktu Maghrib, mendadak kesurupan saat mau take.
“Aku memang udah punya sensitivitas dari dulu, sih. Untungnya bukan melihat, tapi emang anaknya udah begini. Waktu kejadian seperti Pak Heru itu, tanganku tiba-tiba bisa dingin sebelah,” ujar kekasih Ari Irham ini.