PejuangKantoran.com - Kamu sudah semangat daftar SDUWHV (Surat Dukungan Work and Holiday Visa Australia), tetapi malah dapat hasil “ditolak”? Tenang, kamu tidak sendirian!
Banyak yang mengalami hal serupa dan biasanya penolakan itu terjadi karena hal-hal kecil yang sebenarnya bisa dicegah kalau kamu lebih teliti.
Nah, biar tidak kejadian lagi, cari tahu penyebab umum alasan WHV Australia kamu ditolak, dan cara untuk mengatasinya.
Baca Juga: Pendaftaran WHV Australia 2025 Dibuka 15 Oktober, Siapkan Berkas Kamu dari Sekarang!
Penyebab umum SDUWHV ditolak
1. Upload dokumen palsu
Ini yang paling fatal. Jangan pernah coba-coba pakai dokumen palsu, apalagi kalau kamu dibantu oleh jasa agensi.
Ingat, agensi itu bukan perwakilan resmi dari pemerintah Australia. Kalau pun kamu mau pakai jasa mereka, tetap harus dicek ulang semua dokumennya, jangan asal percaya.
2. Kampus tidak terdaftar di Dikti
Ternyata banyak juga yang gagal karena kampusnya tidak ada di daftar Dikti. Jadi sebelum daftar, cek dulu kampus kamu di situs resmi Dikti.
Baca Juga: Panduan 7 Jenis Font yang Wajib Kamu Pakai Dalam Surat Lamaran Supaya Dapat Impresi yang Baik
3. Masa berlaku paspor kurang dari 18 bulan
Mungkin kelihatannya sepele, tetapi ini sangat penting! Paspor kamu harus masih berlaku minimal 18 bulan sejak pendaftaran. Kalau masa berlakunya tinggal sebentar, segera perpanjang sebelum daftar.
4. Surat referensi bank tanpa cap basah
Salah satu syarat utama SDUWHV adalah punya tabungan minimal 5000 AUD atau sekitar Rp 50 juta). Namun, kamu harus minta surat keterangan saldo dari bank yang ada cap basahnya.
Kalau hanya hasil cetak tanpa cap resmi, besar kemungkinan akan ditolak.
Artikel Terkait
Adobe Resmi Luncurkan Firefly Boards, Jadi Ruang Kreatif AI untuk Kolaborasi dan Ide
Banyak Perusahaan Mengikuti Tren ke Kantor Tanpa Sepatu, Benarkah Bikin Lebih Fokus dan Produktif?
Burnout Jadi Alasan Utama Cuti Sakit, Kenapa Semakin Banyak Karyawan Mengalaminya?
Emas Makin Mahal, Tapi Robert Kiyosaki Bilang Logam Mulia ini Bakal Melesat 400 % Tahun Depan!
Lowongan Kerja Yayasan Mudra Swari Saraswati Ubud: Personal Assistant & HR Coordinator
Utang BPJS Kesehatan Bakal Dihapus! Cak Imin Janji Masyarakat Bisa Mulai Lagi dari Nol November Nanti
Bjorka Kembali Beraksi Bocorkan Data 341 Ribu Anggota Polri, Benarkah Sang Hacker Masih Bebas?