Financial goals akan membantu mengarahkan dari tempat kamu berada saat ini ke tempat yang kamu inginkan. Resolusi tahunan pun harus berorientasi pada praktik, dan kamu punya tekad untuk melaksanakan upaya tersebut.
Nggak gampang FOMO. Orang yang suka FOMO biasanya paling nggak mau ketinggalan tren. Misalnya, merasa harus punya busana dalam koleksi terbatas karena merupakan hasil kerjasama dengan desainer tertentu. Atau, harus makan di kafe XYZ yang sedang trending di media sosial.
Baca Juga: TikToker Ini Borong Seluruh Tiket Sebioskop untuk Nonton Sendirian
“Orang yang sudah mulai dewasa, dan mengerti kebutuhannya -bukan keinginannya- nggak gampang kemakan tren.
"Orang kalau tau kebutuhannya, bisa feeling content, dan mengerti apa dia butuh dan dia happy, nggak gampang kemakan,” ujar Theo Derick, yang juga pendiri Coffee Meets Stocks, media dan komunitas yang kerap mengedukasi masalah finansial.
Tidak berutang untuk membiayai gaya hidup. Utang seharusnya dipakai ketika penghasilan kamu lebih besar daripada biaya utang atau pinjamanmu.
Utang bisa dipakai untuk berinvestasi pada dirimu sendiri, misalnya untuk pendidikan, memulai bisnis, atau membeli rumah.
Baca Juga: Siap-siap Rekrutmen CPNS 2024, Ini Formasi dan Syarat Utama Daftar Jadi Pegawai Negeri Sipil
Dalam kasus ini, pinjaman bisa memberikan pengaruh yang kamu perlukan untuk mencapai tujuan keuanganmu dengan lebih cepat.
Di sisi lain, berutang demi gaya hidup yang sebenarnya tidak mampu kamu beli tidak akan bisa membangun kekayaan. Belum lagi jika ditambah bunga pinjaman, jadi makin naik kan biaya gaya hidupmu?