Imbal Hasil ST016 Berpotensi Ikut Naik Jadi 6,55% dan 6,75% usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 26 Mei 2026 | 21:14 WIB
Imbal hasil Sukuk Tabungan ST016 diprediksi ikut naik setelah BI menaikkan suku bunga acuannya. (Kemenkeu.go.id)
Imbal hasil Sukuk Tabungan ST016 diprediksi ikut naik setelah BI menaikkan suku bunga acuannya. (Kemenkeu.go.id)

PejuangKantoran.com - Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 bps (basis poin) dari 4,75% menjadi 5,25% pada Rabu (20/05/2026).

Kenaikan suku bunga acuan ini dilakukan untuk menyetabilkan rupiah dari dampak konflik Timur Tengah, dan mencegah harga barang melambung tinggi.

Namun, keputusan ini ternyata berdampak positif pada investasi. Mengapa? Karena sesuai aturan mainnya, jika BI Rate naik maka imbal hasil investasi juga naik.

Baca Juga: Sukuk Tabungan ST016 Tawarkan Kupon di Atas 6%, Lebih Tinggi daripada Produk Sebelumnya

Sebagai contoh, Sukuk Tabungan seri ST016 yang ditawarkan mulai 8 Mei hingga 3 Juni 2026. Seri ini ditawarkan dengan dua pilihan tenor (jangka waktu), yaitu:

• ST016-T2 (tenor 2 tahun), kupon minimal 6,05% per tahun
• ST016-T4 (tenor 4 tahun), kupon minimal 6,25% per tahun

Kupon ST016 ini sifatnya floating with floor. Artinya, imbal hasil akan naik kalau suku bunga BI naik, tapi tidak akan turun dari batas minimumnya. Imbal hasil produk SBN dengan konsep floating with floor tersebut akan dievaluasi setiap tiga bulan.

Nah, langkah BI menaikkan suku bunga itu akan mempengaruhi besaran imbal hasil ST012. Imbal hasil ST016-T2 diprediksi bakal naik menjadi 6,55%, sedangkan ST016-T4 diperkirakan bisa naik menjadi 6,75%. Wow, lumayan banget kan?

Kalau suku bunga BI masih ditahan di 5,25% hingga 6 Agustus 2026, kenaikan imbal hasil ST016 akan berlaku mulai 11 Agustus - 10 November 2026 untuk periode kupon 10 September, 10 Oktober, dan 10 November 2026.

Kalau sampai 6 Agustus 2026 BI Rate masih ditahan di angka tersebut, ST016 akan menjadi SBN floating with floor dengan kupon tertinggi sejak 2023 per September 2026 nanti.

Baca Juga: 8 Istilah Investasi yang Perlu Kamu Pahami sebelum Membeli Obligasi Ritel Seri ORI029

Nantinya, kupon ST016 akan dikirim setiap bulan tanggal 10 hingga jatuh tempo. Untuk ST016, imbalan pertama akan dibayarkan pada 10 Juli 2026. Kalau tanggal 10 tersebut bukan hari kerja, pembayaran akan dilakukan di hari kerja berikutnya tanpa ada kompensasi.

Sekadar informasi, penjualan ST016-T2 sudah ludes terjual sekitar Rp7,78 triliun dari target Rp10 triliun, sehingga Cuma menyisakan22,3% dari target yang ditetapkan.

Sedangkan ST016-T4 sudah terjual Rp3,76 triliun dari target Rp5 triliun. Artinya, tinggal sisa sekitar Rp1,24 triliun dari target atau sebesar 24,9% dari target.

Jadi, jangan lama-lama mikirnya kalau mau ikutan cuan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: BBC, Bisnis, Bibit

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X