Investasi properti membutuhkan konsistensi karena prosesnya berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Terus bekali diri dengan pengetahuan seputar investasi.
Tidak perlu dari jumlah besar, misalnya investasi di reksadana bisa dimulai dari Rp 10,000. Investasi ini bisa ditetapkan tujuannya untuk menjadi modal investasi properti.
3. Tujuan Keuangan dan Nominal
Tentukan tujuan keuangan Anda dan nominal yang ingin diinvestasikan. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan keuangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebelum berinvestasi, pastikan semua kewajiban utama dari THR tersebut, seperti alokasi dana THR untuk orang tua dan ART sebelumnya sudah terpenuhi.
Baca Juga: Puasa Bukan Alasan untuk Tak Olahraga, Ini Tips Olahraga Saat Puasa dari Personal Trainer
4. Pertimbangan KPR/KPR Syariah
Pertimbangkan opsi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau KPR Syariah sebagai solusi pembiayaan. KPR Syariah menawarkan keuntungan yang utama yaitu fixed rate dibandingkan KPR konvensional dan sistem pembiayaan yang sesuai dengan syariat Islam.