saving

Mau Mudik? Ini Cara Mengatur Uang THR Biar Nggak Mendadak Kere PascaLebaran

Kamis, 4 April 2024 | 08:00 WIB
Agar mudik tak bikin Anda jadi kere mendadak ( (Freepik))

PejuangKantoran.com - Saban Lebaran, mudik sudah pasti jadi salah satu momen yang paling ditunggu.

Baik yang merayakan Lebaran atau tidak, mudik menjadi sebuah keriaan tersendiri. Tapi tak dimungkiri kalau mudik juga membutuhkan perencanaan keuangan tersendiri. Jika tidak mengatur uang THR, keuangan bakal berantakan dan mendadak kere usai Lebaran. 

Saat mudik, urusan yang penting dipersiapkan antara lain kondisi fisik dalam keadaan bugar, kendaraan dalam kondisi baik serta sudah mempersiapkan budget mudik. Namun jika memungkinkan, pastikan budget ini tak berasal dari utang.

Faculty Head Sequis Quality Builder Sequis Training Academy of Excellence, Fandi Murdani mengatakan jika mudik menjadi tradisi setiap tahun, maka kamu perlu mengatur uang THR.

Baca Juga: Darurat Etiket di Tempat Kerja, Karyawan Muda Jangan Hanya Mementingkan Hard Skill!

Salah satu metode yang direkomendasikannya adalah membagi uang THR lebaran ke dalam tiga kategori utama, yaitu: kebutuhan, tabungan, dan kewajiban.

Fandi menyarankan pendekatan persentase idealnya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu, seperti contoh berikut: 70% untuk kebutuhan, termasuk biaya dan akomodasi mudik, 20% untuk tabungan termasuk untuk asuransi dan investasi, kemudian 10% untuk kewajiban seperti zakat dan pelunasan utang.

Jika Anda mudik dengan mobil pribadi maka dalam perencanaan keuangan tersebut masukkan bujet periksa kendaraan dengan kisaran, misalnya 10% dari total biaya mudik sehingga jika seandainya total biaya mudik yang Anda alokasikan adalah Rp5.000.000,- maka alokasi uang untuk periksa kendaraan akan menjadi Rp500 ribu (10% dari total biaya mudik).

Namun, dia mengatakan persentase ini dapat bervariasi tergantung pada kondisi kendaraan, jarak tempuh, dan faktor-faktor lainnya.

Baca Juga: BPS: Tingkat Pengangguran Jawa Tengah Ada 1 Juta Orang Lebih di 2023

Penting untuk memastikan bahwa alokasi ini sesuai dengan kebutuhan perawatan kendaraan Anda karena kendaraan yang akan digunakan dalam jarak tempuh yang jauh haruslah dalam kondisi prima.

Mempersiapkan bujet kendaraan juga termasuk BBM, tol, dan perlengkapan darurat untuk mengantisipasi jika terjadi kerusakan kendaraan saat perjalanan.

Perlengkapan darurat, seperti dongkrak, kunci roda, obeng, kunci L, senter, beserta kotak P3K.

Kendati persiapan yang matang telah dilakukan, kejadian tidak terduga dapat saja terjadi sehingga saat mudik, pastikan Anda dan keluarga sudah memiliki perlindungan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Halaman:

Tags

Terkini