PejuangKantoran.com - Setelah investor Sukuk Tabungan (ST) seri ST012 menerima kupon pertamanya pada Rabu, 10 Juli 2024, kini pemerintah kembali melakukan penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel kepada investor individu, yaitu Sukuk Ritel SR021.
SR021, seperti juga penjualan surat berharga negara lainnya, diterbitkan untuk membantu pembiayaan APBN. Di antaranya, membiayai pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia dan memperluas basis investor dalam negeri.
Namun, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) menegaskan, SR021 menyediakan alternatif investasi yang aman, menguntungkan, dan likuid bagi masyarakat.
Baca Juga: BMG Music Menunjuk Celine Joshua sebagai Wakil Presiden Eksekutif Pemasaran Global
"Selain itu mendukung pemulihan ekonomi dan pengembangan pasar keuangan syariah, memperluas basis investor di pasar domestik, serta memperkuat pasar modal Indonesia dengan mendorong transformasi masyarakat dari saving-oriented society menuju investment-oriented society," demikian menurut keterangan resmi DJPPR pada Jumat (22/8/2024).
Seri SR021 ini dinilai akan menarik bagi investor, karena kemungkinan menjadi penawaran terakhir di era suku bunga tinggi.
"Kapan lagi memanfaatkan momentum suku bunga di level yang tinggi, sementara di 2025 penurunan suku bunga akan lebih agresif," ujar Senior Economist KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana.
Mengutip Bareksa.com, kupon SR021 kemungkinan menjadi yang tertinggi terakhir tahun ini. Hal itu seiring potensi pemangkasan suku bunga global, sehingga kupon SBN Ritel seri berikutnya berpeluang lebih rendah.
Bank Indonesia pada Rabu (21/8/2024) mengumumkan tetap mempertahankan Bi Rate di level 6,25%, yang sudah bertahan dalam lima bulan berturut-turut.
BI Rate 6,25%, merupakan level tertinggi sejak Agustus 2016 atau dalam delapan tahun terakhir.
Baca Juga: 13 Website untuk Membeli E-Materai yang Bisa Dipakai untuk Melamar CPNS 2024
Pokok-pokok ketentuan SR021
Sukuk Ritel SR021 ditawarkan mulai 23 Agustus - 18 September 2024, dan diterbitkan dalam dua seri, yaitu:
• SR021T3 (tenor 3 tahun), dengan imbal hasil 6,35% per tahun
• SR021T5 (tenor 5 tahun), dengan imbal hasil 6,45% per tahun
Kupon sebesar itu membuat imbal hasil SR 021 lebih besar dibandingkan seri sebelumnya, SR 020 yang imbalannya sebesar 6,3% dan 6,4%.