saving

Dollar Tembus 17.900 rupiah, Gadget Baru Ketunda? Tips Bertahan dengan Gadget Lama Saat Harga Elektronik Impor Menggila

Rabu, 3 Juni 2026 | 13:14 WIB
Mensiasati Kenaikan Dollar Supaya Gadget Tetap Maksimal (Freepik)

 

PejuangKantoran.com - US Dollar “menggila” dengan memberikan tekanan ke rupiah mencapai di 17.900. Sementara IHSG juga nyungsep semakin dalam. Ketika nilai tukar dolar AS melambung tinggi, harga barang impor seperti iPhone atau ponsel Android terbaru otomatis ikut meroket dan bisa jadi menguras kantong.

Dibanding memaksakan diri membeli versi terbaru, memaksimalkan performa gadget yang ada atau melirik pasar barang bekas (thrifting) merupakan langkah finansial yang jauh lebih cerdas bagi Gen-Z saat ini.

Berikut adalah 5 tips dan trik jitu untuk bertahan dan tetap tampil keren tanpa harus beli iPhone baru:

Baca Juga: Jadi iPhone Pertama Berkapasitas 2TB, Apa Keistimewaan iPhone 17 Pro Max Seharga Rp43 Juta Itu?

Ganti Baterai dan Kosongkan Ruang Penyimpanan (Storage), performa ponsel yang melambat atau lemot sering kali bukan karena prosesornya sudah usang, melainkan akibat kesehatan baterai (battery health) yang sudah di bawah 80% atau memori yang terlalu penuh. Cukup investasikan sedikit uang untuk mengganti baterai original di service center resmi dan hapus file atau aplikasi yang tidak penting untuk mengembalikan kecepatan respons ponsel Anda seperti baru.

Optimalkan Pengaturan Sistem Melalui Pembaruan Perangkat Lunak, pastikan ponsel kamu  selalu memperbarui sistem operasi ponsel atau gadget ke versi terbaru, yang masih didukung untuk ponsel atau gadget kita. Selain itu jangan lupa optimisasi fitur dan sistem keamanan paling mutakhir. Mematikan fitur yang bikin ponsel lemot juga penting. Matikan Background App Refresh pada aplikasi yang jarang digunakan agar baterai dan RAM lebih hemat.

Lakukan Deep Cleaning Fisik, layaknya mobil atau motor, ponsel kamu juga bisaa lho didandanin atau dibersihkan layaknya pergi ke salon mobil. Tampilan ponsel yang terlihat kusam bisa diatasi dengan membersihkan seluruh bodi ponsel menggunakan cairan khusus. Selain itu membeli casing baru yang berbeda dan punya daya tarik tinggi secara visual bisa juga dicoba.

Trifting Ponsel Bekas Berkualitas dengan Garansi Resmi, apabila ponsel kamu sudah terlalu “tua” dan tidak bisa ditolong lagi, membeli ponsel second dengan kualita yang masih baik bisa menjadi pilihan. Memilih ponsel bekas seperti iPhone dengan varian satu atau dua generasi di bawah versi terbaru bisa menghemat budget dengan jumlah lumayan. Hanya kita harus jeli memilih barangnya supaya masih mendapatkan ponsel bekas berkualitas. Mulai dari battery health-nya dan bukan barang refurbish.

Cek Total Apabila Membeli Barang secara COD, saat melakukan transaksi pembelian ponsel bekas secara langsung (Cash on Delivery), lakukan pemeriksaan menyeluruh secara saksama dan jangan terburu-buru. Uji fungsi-fungsi krusial seperti fitur Face ID/Touch ID, True Tone layar, responsivitas sensor sentuh, kualitas kamera depan-belakang, kejernihan mikrofon, hingga kemampuan pengisian daya (charging) untuk memastikan Anda mendapatkan barang terbaik sebanding dengan uang yang dikeluarkan.

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara dengan Waktu Penggunaan Ponsel Tertinggi di Dunia Tahun 2025

Baca Juga: Survei: 64% Orang Indonesia Punya Wearable Gadget, dari Smartwatch, Smartglasses, dan Lainnya

Tags

Terkini