saving

Tanda Bahwa Keuangan Kamu Baik-Baik Saja, Meskipun Kamu Mengira Sebaliknya!

Sabtu, 27 Mei 2023 | 16:32 WIB
Ilustrasi: Memiliki anggaran artinya kamu sudah lebih menguasai keuangan yang kamu miliki daripada kebanyakan orang. (Freepik/Rawpixel.com)

Setelah memeriksa pengeluaran yang kamu lakukan, kemungkinan besar kamu akan menemukan area yang perlu dikurangi, dan area yang bahkan sebaiknya dihilangkan sama sekali.

Contoh yang saat ini banyak terjadi adalah biaya langganan streaming film, streaming musik, atau berbagai aplikasi lainnya.

3. Tahu status utang

Mirip dengan mengetahui untuk apa saja uangmu habis dibelanjakan, kamu juga perlu mengetahui berapa banyak utang yang kamu miliki. Dengan begitu, kamu tahu pasti berapa jumlah utangmu dan kapan akan lunas. Ini juga tanda bahwa keuanganmu baik-baik saja.

4. Memiliki dana darurat

Idealnya, jumlah dana yang perlu kamu persiapkan untuk dana darurat adalah minimal sebesar tiga kali dari rata-rata pengeluaran bulanan. Jadi, jika pengeluaranmu setiap bulan sebesar Rp3 juta, maka dana yang harus disiapkan adalah Rp9 juta.

Jika kamu memiliki tabungan sebesar itu —dan tidak perlu merogoh kocek dari tabungan lain— maka kamu telah mengambil langkah penting untuk menyiapkan masa depan finansial yang lebih aman bagi diri sendiri.

Kalau bisa, terus siapkan dana darurat untuk mencapai titik yang dapat melindungimu selama enam bulan atau lebih. Pantau terus berapa banyak yang kamu tabung dan pastikan jumlahnya meningkat seiring dengan bertambahnya penghasilanmu.

Baca Juga: Jangan Terlalu Percaya Saran dari Selebriti atau Influencer soal Investasi! Ini Alasannya

5. Tidak usah selalu menyesal

Jika kamu terus-menerus merasakan penyesalan setelah membeli barang, merasa tidak mampu membuat keputusan yang benar, dan bahkan tidak bisa tidur karenanya, itu artinya ada sesuatu yang perlu diubah.

Saat kamu merasa yakin bahwa uang yang kamu belanjakan memang hanya untuk hal-hal yang penting, kamu akan membuat keputusan keuangan yang jauh lebih baik untuk diri sendiri.

Terus-menerus merasa menyesal karena kebiasaan boros bisa menjadi bumerang dalam bentuk pengambilan keputusan, karena kamu melakukannya berdasarkan rasa takut.

Hal ini bisa mengurangi kepercayaan dirimu dalam membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas. Pada akhirnya, itu akan berakibat buruk pada kondisi keuangan yang dimiliki. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini