PejuangKantoran.com - Sudah punya investasi? Tenang, artikel kali ini enggak akan memaksa kamu buat berinvestasi kok.
Tapi seenggaknya, kalau sudah punya gaji kamu sebaiknya menyisihkan sedikit uang untuk tabungan dan mungkin berinvestasi.
Tapi pertanyaan paling klasik adalah apa investasi yang paling aman?
Baca Juga: Walaupun Sangat Menghormati Sundar Pichai, Satya Nadella Yakin Microsoft Bisa Mengalahkan Google
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) Dr Rossanto Dwi Handoyo SE MSi PhD menyebut beberapa contoh wadah investasi yang aman untuk menyelamatkan ekonomi makro.
Salah satunya adalah memegang mata uang asing, saham, properti, emas, dan obligasi (surat
utang). Hanya saja dia menekankan masing-masing investasi harus memahami polanya.
Sebenarnya banyak orang yang lebih tertarik buat beli valas alias valuta asing alias mata uang asing.
Menurutnya, untuk sekarang lebih baik tidak bermain mata uang asing. Pasalnya, rupiah sedang mengalami depresiasi 7 hingga 8 persen sehingga akan mempengaruhi faktor kurs dollar di pasar valas.
Baca Juga: Punya Indera Keenam, Ini yang Dialami Taskya Namya Ketika Syuting Film Waktu Maghrib
Pemicunya, investor sedang banyak membeli dollar sehingga menyebabkan rupiah melemah.
Begitupun dengan saham, tidak semua saham bagus, tetapi ada yang minus.
“Jika ada orang luar negeri menanamkan saham di Indonesia tetapi keuntungannya kurang dari 7-8 persen kan artinya rugi, sehingga investor akan mencari alternatif aset lain,” ucapnya.
Bagaimana dengan investasi properti?